Cijeruk | Jurnal Bogor
Jalan alternatif yang menghubungkan Kecamatan Cijeruk dengan Cigombong, tepatnya di Kampung Cibadak Citiis, Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, mengalami kerusakan. Kondisi jalan terlihat berlubang dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, aspal jalan berlubang dengan kedalaman sekitar 5 sentimeter. Kerusakan tersebut semakin berisiko saat musim hujan karena lubang tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara.
Salah seorang pengendara, Surahman, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi jalan tersebut. Ia menilai jalan berlubang sangat berbahaya, terutama bagi pengendara sepeda motor, terlebih saat malam hari dengan penerangan yang terbatas.
“Kalau malam hari sangat rawan kecelakaan. Apalagi saat hujan, lubangnya tidak kelihatan,” ujar Surahman, Selasa (14/01/26).
Ia berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan jalan. Pasalnya, menurut warga, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung sekitar enam bulan namun belum ada penanganan dari pihak berwenang.
“Harapannya segera diperbaiki demi keselamatan pengguna jalan,” tambahnya.
Saat dikonfirmasi UPT Pelaksana Teknis Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah III Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor mengatakan tahun ini masuk dalam pemeliharaan.
** Yudi

