26 C
Bogor
Sunday, November 30, 2025

Buy now

spot_img

Jembatan Cijulang tak Kunjung Dibangun, Dua Desa Lakukan Unjuk Rasa

jurnalinspirasi.co.id – Warga Kampung Cijulang, Muara, Desa Kopo, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor kembali menyuarakan keluhan atas kondisi jembatan penghubung antar desa dan dua kecamatan — Megamendung dan Cisarua — yang telah rusak hampir satu tahun terakhir. Kerusakan jembatan yang belum terselesaikan itu membuat akses ribuan warga terhambat dan aktivitas ekonomi masyarakat terganggu.

Perwakilan warga Cijulang, Iman Sukarya, mengatakan bahwa kondisi jembatan yang rusak telah lama menjadi beban berat bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa jembatan tersebut sebelumnya merupakan satu-satunya akses utama bagi warga untuk bekerja, berbelanja kebutuhan pokok, hingga mengakses layanan kesehatan.

“Sudah hampir satu tahun kami terisolasi. Jembatan ini dulu bisa dilalui mobil dan jadi urat nadi ekonomi warga. Sejak rusak diterjang banjir besar pada Maret 2025, aktivitas kami sangat terganggu. Mobil tidak bisa lewat, usaha warga jadi macet, bahkan anak-anak sekolah harus memutar jauh,” ujar Iman, Sabtu (29/11/2025).

Ia menambahkan, warga bukan hanya meminta perbaikan sementara, tetapi pembangunan jembatan baru yang lebih kokoh dan layak.

“Kami ingin pemerintah membangun jembatan yang benar-benar kuat. Bukan sifatnya sementara. Setiap tahun Sungai Ciliwung meluap, kalau konstruksinya jembatan rawayan, ya cepat rusak lagi. Lebih baik bangun permanen yang berkualitas sekalian, supaya manfaatnya panjang,” jelasnya.

Terkait aspirasi pemekaran Desa Kopo, Iman menyebut bahwa masyarakat sudah sejak lama mengusulkan pembentukan desa definitif agar pelayanan publik lebih dekat dan merata.

“Kami sudah berkali-kali meminta kejelasan kepada pihak desa, kecamatan, sampai bupati. Saat peresmian Jembatan Rawayan dulu ada janji pembangunan lanjutan, tapi sampai sekarang belum ada kepastian. Kalau terus dibiarkan, kami siap melakukan aksi lanjutan hingga ke tingkat kabupaten,” tegas Iman.

Ia berharap pemerintah dan DPRD Dapil 3 segera turun tangan karena kondisi ini berdampak langsung pada ribuan warga di wilayah Cijulang, Muara, Cisarua Dalam, Leuwimalang, hingga kawasan vila di sekitar jembatan.

(Dadang Supriatna)

Related Articles

Stay Connected

20,832FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles