Home News Dapat Penghasilan, Warga Harjasari Merasa Terbantu Ada PM

Dapat Penghasilan, Warga Harjasari Merasa Terbantu Ada PM

Bogor | Jurnal Bogor
Keberadaan Pasar Malam (PM) di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, sangat membantu warga setempat. Sebab, adanya PM yang sudah menjadi tradisi setiap tahun di wilayah tersebut, membuat warga mempunyai penghasilan.

Asep Utung, warga Kelurahan Harjasari mengungkapkan, PM yang setiap tahun dilaksanakan di wilayahnya, sangat membantu warga terutama para pemuda. Dimana, pihak pengelola merangkul warga dalam program pemberdayaan.

“Warga bisa bekerja dan mempunyai penghasilan. Hasil dari kegiatan pasar itu kan lumayan buat lebaran,” ungkapnya kepada wartawan.

Terlebih, lanjutnya, keberadaan PM yang sudah berjalan beberapa tahun dilaksanakan pengusaha saat bulan ramadhan itu, menjadi alternatif warga juga untuk membeli kebutuhan hari raya.

“Di PM ini warga bisa berbelanja untuk lebaran dengan harga murah dan terjangkau,” jelas Asep.

Selain itu, kata Asep, untuk membuka pasar rakyat ini, pengusaha telah mendapatkan izin, baik itu dari pihak kepolisian maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Tapi sebelumnya izin warga, RT, RW, kelurahan hingga kecamatan sudah ditempuh. Dan semuanya menyetujui adanya PM ini,” paparnya.

Bahkan, pihak penyelenggara kegiatan pasar, mulai dari awal pembukaan bekerjasama dengan pihak kelurahan sukses melaksanakan kegiatan vaksinasi jenis Booster, baik vaksinasi dosis pertama, kedua maupun ketiga.

“Jadi para pengunjung yang belum divaksin, diarahkan pengelola PM untuk ikut divaksinasi oleh tim medis dari tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Harjasari. Jadi, adanya PM ini banyak manfaatnya,” ujar Asep.

Lurah Harjasari, Arif Hidayat mengakui adanya pasar rakyat di wilayahnya ini, banyak manfaatnya untuk warga maupun pemerintahan. Manfaat yang didapat warga, mereka bisa bekerja sebagai juru parkir ataupun berjualan.

“Karang taruna kelurahan juga saya libatkan agar mereka bisa merasakan manfaat adanya PM ini,” katanya.

Arif yang baru beberapa bulan menjabat di Kelurahan Harjasari itu pun merasa terbantu dengan adanya pasar musiman tersebut. Pasalnya, Kelurahan Harjasari yang sebelumnya capaian vaksinasi paling sedikit, saat ini malah terbanyak.

Meningkatnya capaian vaksinasi di Kelurahan Harjasari, sambung Arif, setelah pihak pengelola PM bekerjasama dengan kelurahan dan tim nakes dari Puskesmas Harjasari, membuka kegiatan vaksinasi bagi warga maupun pengunjung.

“Bayangkan saja, mulai dari pertama pasar dibuka, setiap hari lebih dari 30 warga atau pengunjung yang divaksin. Kegiatan vaksinasi sendiri baru ditutup pada tanggal 25 April lalu,” akunya.

Arif menghimbau agar pihak pengelola tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) kepada para pengunjung. “Dan para pengunjung juga diwajibkan menggunakan masker saat masuk kedalam pasar. Kalau ada pengunjung yang tidak pakai masker, pengelola harus menegurnya,” imbuh Lurah yang sebelumnya menjabat di Kelurahan Rancamaya itu

Sementara, pengelola PM, Agus Candra berharap, adanya pasar rakyat yang dikelolanya itu, bisa berdampak positif dan banyak manfaatnya untuk lingkungan melalui pemberdayaan masyarakat.

“Kami juga ingin membantu warga dengan membuka pasar rakyat ini dengan harga terjangkau untuk semua kalangan, terutama kalangan menengah kebawah,” tegasnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Terkait adanya informasi terkait lalulintas yang macet, Agus menegaskan, pihak pengelola PM sudah menyediakan lahan parkir pengunjung didalam.

“Kami juga tidak bisa melarang ketika ada oknum yang memanfaatkan parkir di jalan. Yang jelas, kami sebagai pengelola sudah menyediakan lahan parkir pengunjung didalam area, bukan di jalan,” tukasnya.

** Dede Suhendar

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version