JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor dengan waktu relatif singkat baru menerima kucuran dana melalui Satu Miliar Satu Desa (Samisade) jelang akhir tahun 2021, namun langsung merealisasikan pembangunan.
Kepala Desa Parakanmuncang Mauludin mengaku sebelumnya sempat pesimis bahwa sudah medekati akhir tahun Samisade tidak cair, namun akhirnya ada pencairan di tahun sekarang. “Dengan perjalanan panjang, program Samisade yang dinantikan masyarakat kini telah terwujud,” tutur Mauludin dengan penuh syukur saat dihubugi Jurnal Bogor, Senin (13/12).
Dalam tenggat waktu sebentar kata dia, pihak desa memperkerjakan puluhan tenaga lokal maka pembangunan jalur penghubung di dua titik lokasi saat ini masih berjalan. “Mudah mudahan tidak terkendala, diupayakan akhir tahun ini kedua pembangunan selesai dikerjakan,” jelasnya.
BACA JUGA Tekan Mobilitas Masyarakat Saat Nataru, Lima Polres Bakal Dirikan 25 Posko Pemantauan
Bahkan warga desa sangat berbangga hati dengan turunnya dana Samisade maka jalan yang telah dilebarkan di tahun sebelumnya masih bisa dibangun pada 2021 ini.
Salah satu warga sekitar, Didin (47) mengatakan setelah 10 desa di Kecamatan Nanggung, kali ini Desa Parakanmuncang mendapat bantuan keuangan insfrastruktur pada program Samisade dari Bupati Bogor.
“Parakanmuncang mendapat bantuan terakhir, pada intinya masyarakat masih bisa menikmati program tersebut karena dengan Samisade selain jalan itu dibangun warga pun bisa ikut bekerja. Pada gilirannya tak sedikit warga bisa mendapat penghasilan,” ujar Didin kepada Jurnal Bogor, Senin (13/12).
Bukan hanya itu, warga yang hendak ke kebun dan ke pasar sekalipun pastinya memanfaatkan pembangunan insfrastruktur jalan.
BACA JUGA Sidak ke Tirta Pakuan, Dewan Temukan Kasus Tagihan Bengkak
Sementara Sekretaris Desa Parakanmuncang Endang menerangkan pembangunan jalan yang dibiayai APBD Kabupaten Bogor terdapat di dua titik lokasi.
Salah satu pengerjaan jalan diawali dari Kampung Pakapuran RT 03 RW 06 jalur Kampung Pasir Ahad sepanjang 750 meter dengan sistem rabat beton.
Diketahui, 2017 lalu akses jalan itu telah dilebarkan kemudian pada pelaksanaan pengerasan menggunakan Dana Desa (DD).
Sedangkan jalur dari Kampung Lukut RT 04 RW 09 menuju Warungdua, Desa Sukaraksa, Kecamatan Sukajaya dengan panjang 960 meter dan jalan itu telah dilebarkan sejak 2019 lalu. “Setelah dilakukan pengerasan, jalan itu dilanjut pengaspalan dengan cara dihotmix,” pungkas Endang.
**arip ekon