Home News Selamatkan Seniman Jalanan, FKPPI Galang Dana

Selamatkan Seniman Jalanan, FKPPI Galang Dana

Bogor | Jurnal Inspirasi

GM FKPPI Kota Bogor bekerjasama dengan Disparbud Kota Bogor memfasilitasi para seniman jalanan untuk menggelar penggalangan dana untuk para pekerja seni jalanan. Dengan tema, “Merdeka ditengah pandemi bersama musisi jalanan Kota Bogor”, acara dilaksanakan di Wisma Endie, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal pada Minggu (15/8).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua GM FKPPI Kota Bogor Andri S Amarald, Kepala Disparbud Kota Bogor Atep Budiman, Herie Matahari dari Keboen Sastra dan dipandu moderator Rudi Ilham dari Megaswara Bogor.

Seniman jalanan yang dihadirkan diantaranya Keboen Sastra KPJ Bogor, Tilu Warna, Lauk Senggal KPJ Merdeka, Oncom Hideung dan Doni Ketapel. Acara itupun disiarkan secara live virtual via media sosial Instagram dan Facebook dengan akun keboensastraofficial, YouTube rumah kreatif keboensastra official dan YouTube Bogor Influencer.

Ketua GM FKPPI Kota Bogor, Andri S Amarald mengatakan, para seniman jalan merupakan pihak yang terdampak pandemi Covid-19 dan membutuhkan perhatian maupun bantuan. Dengan penggalangan dana yang dilakukan ini, semoga bisa membantu para seniman jalanan yang ada di Kota Bogor.

“Dari rasa prihatin teman-teman seniman jalanan yang terdampak pandemi, kamk membuatkan acara diskusi dan penggalangan dana secara live streaming untuk event mereka. GM FKPPI meminta agar para seniman jalanan menjadi relawan berjuang melawan covid-19, dan ikut mensukseskan program percepatan vaksinasi di Kota Bogor,” ucap Andri.

Nantinya, kata Andri, acara seperti ini juga akan dilaksanakan di masing-masing kecamatan di 6 titik se-Kota Bogor. “Seniman jalanan ini banyak dan di masing-masing wilayah ada. Jadi nanti kita akan gelar di tiap Kecamatan. Terkait donasi, pihak Keboen Sastra akan mengelola keuangan secara transparansi dan mendistribusikan hasil donasi kepada para seniman jalanan di Kota Bogor,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disparbud Kota Bogor, Atep Budikan menuturkan, kondisi pandemi masih terjadi dan beberapa bulan kemarin covid-19 di Kota Bogor terjadi cukup tinggi. “Pandemi masih ada di tengah tengah kita dan belum ada yang tahu kapan berakhir.

Kondisi ini butuh perhatian kita semua dan pemerintah juga menjadi bagian yang terkena efek pandemi. Kota Bogor sedang gencar dan fokus vaksinasi bagi warga, dan September nanti ditargetkan seluruh warga Kota Bogor sudah di vaksin semua pada tahap pertama,” kata Atep.

Walaupun masih dalam masa PPKM level 4 saat ini, tetapi sudah ada pelonggaran, seperti untuk restoran yang diperbolehkan makan ditempat dengan penerapan Prokes ketat. Data statistik Kota Bogor sudah semakin membaik dan zona sekarang sudah memasuki zona orange, namun masyarakat tetap harus mempertahankan kondisi ini.

Dengan kegiatan panggung virtual berbasis online ini, menjadi salah satu upaya membantu para seniman jalanan yang menjadi bagian terdampak Covid-19. “Semoga kegiatan penggalanan dana ini membantu para seniman jalanan di masa pandemi ini,” harapnya.

Kata Atep, untuk para seniman jalanan, sebenarnya ada program dari Provinsi Jawa Barat dan sudah mulai pendataan, bagi para pelaku pariwisata, seniman kreatif. Saat ini sedang menunggu proses realisasi dan pencairan yang akan langsung diterima oleh para seniman.

“Program itu sudah masuk kedalam proses pendataan dan jenis bantuannya uang bagi para seniman kreatif. Jadi bantuan diberikan kepada kelompok dari sektor pariwisata dan seni kreatif. Semoga para seniman kreatif bisa segera dibantu dengan berbagai program pemerintah,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version