Beri Kenyamanan Penumpang, PMKS di Terminal Leuwiliang Diamankan

0

Leuwiliang | Jurnal Bogor

Tim petugas gabungan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) mengamankan sejumlah remaja yang sering kedapatan nongkrong, bahkan tidur di seputaran area Terminal Tipe B Leuwiliang, Kamis (19/05/2022).

Tim gabungan PMKS yang terdiri dari jajaran Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, Pol PP Kecamatan Leuwiliang, relawan PMKS, Muspika Leuwiliang, serta petugas Dinas Perhubungan Jawa Barat, mulai pukul 10:00 wib pagi, melakukan penyisiran ke seluruh titik area terminal yang disinyalir menjadi tempat nongkrong para gelandangan dan pengemis (gepeng), dan remaja tanpa identitas. Hasilnya, sebanyak delapan orang remaja tanpa identitas diri, langsung diangkut petugas tanpa perlawanan.

Kepala Terminal Leuwiliang Wahyu Hidayat mengatakan, dilaksanakannya razia PMKS tersebut, tak lain untuk mentertibkan anak-anak Jalanan, gepeng dan pengamen yang selama ini banyak berkeliaran di dalam terminal dan mengganggu kenyamanan penumpang.

“Ini kami lakukan agar Terminal tipe B Leuwiliang kondusif, sehingga semua calon penumpang yang turun maupun yang sedang menunggu bus, bisa merasa aman dan nyaman,” kata Wahyu Hidayat.

Pasalnya, jalur dari arah pintu masuk depan terminal dan pintu belakang untuk keluar lanjut Wahyu, selama ini sudah menjadi jalur lintasan tetap menuju Jalan Lingkar Leuwiliang Galuga, sehingga masyarakat umum dengan mudah bisa keluar masuk begitu saja.

“Oleh karena itu, untuk menciptakan ketertiban, kami tetap memaksimalkan tanggung jawab pelayanan, agar semua calon penumpang dan awak angkutan umum bisa selalu merasa aman dan nyaman. Dan apabila kami menjumpai lagi para remaja, gepeng maupun orang orang tidak beridentitas kembali berkeliaran di dalam area Terminal Leuwiliang, maka akan kami laporkan kepada petugas Gabungan PMKS untuk ditertibkan,” tukasnya.

Sekretaris Camat Leuwiliang Iwan Darmawan menambahkan, tim gabungan PMKS dalam merazia PMKS merupakan program rutin yang dilakukan Muspika Kecamatan Leuwiliang.

“Kali ini atas dasar adanya laporan pihak Dishub Jawa Barat dan tim petugas Terminal Leuwiliang mengenai banyaknya PMKS yang berkeliaran di dalam terminal, kami langsung turun ke lapangan dan berkolaborasi dengan semua pihak untuk menertibkan,” pungkasnya.

** Arif Ekon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here