Tertarik Desa Digital, Desa Galuga Siap MoU dengan Desa Gunung Putri

0

Gunung Putri | Jurnal Bogor

Pemerintah Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, kedatangan tamu dari Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang dalam rangka Studi Banding Program Desa Digital yang digelar di Aula Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu (15/5).

Kepala Desa Gunung Putri Daman Huri mengatakan, dalam acara tersebut ada beberapa hal untuk ditindak lanjuti dan mulai bekerja sama diantara dua desa. “Kerja sama di beberapa bidang, terutama bidang telekomunikasi, Desa Galuga akan membuat desa digital di tahun 2023,” papar Daman Huri kepada Jurnal Bogor di kantornya, Minggu (15/5/22).

“Insya Allah Desa Gunung Putri akan mensuport kegiatan dari Pemerintah Desa Galuga ini, untuk menjadikan Desa Galuga menuju desa digital, dan bukan hanya desa digital tapi juga di bidang Posyandu, PKK dan BUMDes. Ini juga akan dikerjasamakan kedepannya, nanti BPD beserta Sekdes akan merumuskan pemerintah Desa Gunung Putri dalam MoU dua desa ini,” jelasnya.

Ia berharap dalam waktu dekat diantara kedua desa ini sudah tercapai kata sepakat, dan Desa Gunung Putri akan terus mensupport Desa Galuga.

“Insya Allah di bulan depan sudah tercapai kata sepakat untuk melaksanakan kerjasama lebih lanjut antara Desa Gunung Putri dengan Desa Galuga dan saya harapkan Desa Gunung Putri bisa saling belajar antara dua desa ini, karena kita juga banyak kekurangan dan ada kelebihan demikian pun dengan Desa Galuga, kita sama sama belajar untuk saling mensuport di beberapa bidang program yang memang nanti bisa dikerjasamakan,” papar A Heri biasa disapa.

Sementara itu Kepala Desa Galuga, Endang Sujana memaparkan, Pemerintah Desa Galuga mengadakan kunjungan ke Desa Gunung Putri untuk melaksanakan Studi Banding Program, yang sudah direncanakan sejak pertemuan di Sekolah Desa di IPB.

“Saya lihat di Desa Gunung Putri ini salah satu desa yang sangat berpotensi, terutama desa digitalisasi, termasuk kami juga ingin mempererat tali silaturahmi dengan Pemerintahan Desa Gunung Putri beserta jajarannya dan kami juga akan berbagi pengalaman,” papar Endang Sujana kepada Jurnal Bogor.

Ia menyebutkan akan membuat regenerasi kepada teman dan jajarannya, untuk belajar dari Desa Gunung Putri, karena Desa Gunung Putri ini bisa membangun dan berprestasi sangat hebat, dan ia mengatakan kepada kepala desa se-Kabupaten Bogor bila ingin Studi Banding jangan jauh-jauh dahulu karena di Bogor masih banyak desa yang berpotensi.

“Jadi kalau mau studi banding jangan keluar wilayah dulu , utamakan yang ada di wilayah kita dulu, jadi kearifan lokal dulu ini salah satu desa yang mempuni kalau menurut kami, penilaian kami pemerintahan Desa Galuga, karena di Kabupaten Bogor ini Desa Gunung Putri yang baru direalisasi desa digital, dan saya juga sudah melihat ruang kerja beliau sangat terpantau sekali CCTV di semua wilayah,” pungkasnya.

Lanjut Endang Sujana, kedepan kami akan membuat satu MoU kerja sama, antara Desa Galuga dengan Desa Gunung Putri. 

“Kami juga sering berkomunikasi dengan beliau, dan beliau juga terkendala dengan pembuangan sampah dan pengelolaan sampah, dan kami alhamdulillah memang salah satu desa di Kabupaten Bogor yang notabene diperuntukkan untuk pengelolaan sampah salah satunya sampah dari Kota dan Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Ia berharap,  kedepannya akan memperbanyak lagi kegiatan kegiatan yang ada di desa, karena makin kesini seorang Kepala Desa dituntut untuk lebih membuat terobosan – terobosan lagi kedepannya, supaya desanya maju, karena indeks itu yang dilihat dari Kepala Desanya dan LKD-nya.

“Dari kemarin juga kami mengadakan kegiatan desa tangguh bencana termasuk penyusunan admistrasi dari mulai RPJMD, RKP, APBDes, Simpeldes, kebetulan kemarin juga kami mengundang tiga instansi dinas dari DPMPD,  BPBD, termasuk dari pendamping, kami juga mengadakan kegiatan ini dari hari Jumat dan terakhir di Desa Gunung Putri, untuk menjalin silaturahim dengan kepala desanya,” bebernya.

** Nay / Wisnu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here