Ojol Lapor Motor Hilang, Malah Kena Pukul Polisi

0
ilustrasi-net

JURNAL INSPIRASI – Seorang driver ojek online (ojol) dipukul oleh aparat kepolisian usai melaporkan kasus pencurian sepeda motor miliknya ke Polsek Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Dari informasi yang dihimpun, aksi pencurian yang dialami driver ojol itu terjadi pada Sabtu (8/1) lalu. Namun, kala itu korban tak langsung melapor ke pihak berwajib.

Korban kemudian baru melapor ke Polsek Cileungsi pada Senin (10/1). Disebutkan bahwa laporan korban tersebut tak ditanggapi oleh anggota yang bertugas.

Bahkan, korban disebut juga mengalami aksi pemukulan oleh anggota saat membuat laporan tersebut.

Charly, seorang driver ojek online (Ojol) diduga dipukul oknum polisi saat hendak membuat laporan sepada motor miliknya di Polsek Cileungsi.

Dugaan pemukulan terungkap dari cerita akun Instragram @marinnadks hingga viral di medsos, Senin (10/1) lalu.

”Sudah (lapor), tapi tidak tanggapi sama polisi Cileungsi  Abang saya dipukul dadanya malah katanya kalu gak ada uang, gak diurus, ” tulis akun tersebut.

Bukan hanya kehilangan motor, driver ojol tersebut  kehilangan dompet yang tersimpan di bagasi motor miliknya.

Terkait hal ini, Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam Wijaya, membenarkan adanya pemukulan tersebut dan mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sudah melakukan penanganan kepada korban secara langsung dengan baik di hari itu juga.

“Dari proses laporan polisi, klaim asuransi, hingga administrasi lainnya pun sudah selesai kita tangani. untuk penanganan kasusnya saat ini pun sudah dalam proses penyelidikan kami,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (12/1).

Terpisah, Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin juga membenarkan kejadian tersebut. Namun, kata Iman, pihaknya langsung menindak tegas anggota tersebut.

“Sudah ditindak tegas dengan penanganan kode etik dan disiplin,” kata Iman saat dikonfirmasi.

Namun, Iman tak membeberkan identitas anggota tersebut. Iman hanya menyebut bahwa yang bersangkutan telah menjalani pemeriksaan oleh Propam dan telah diberikan sanksi.

“Sudah diberi sanksi, penempatan khusus dan ditarik dari bagian pelayanan,” ucap Iman.

** Nay/Wisnu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here