DPUPR Tidak Perbaiki, Tokoh Masyarakat Minta Pengusaha di Pancawati Patungan

0
14
Jalan rusak di Cikereteg

JURNAL INSPIRASI – Belum juga ada perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), terhadap kerusakan ruas Jalan Cikereteg, membuat perwakilan warga Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, mendesak para pengusaha di Desa Pancawati ikut berpartisipasi untuk melakukan perbaikan.

Desakan itu mengemuka saat dilakukan pertemuan antara perwakilan warga bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Ciderum dengan para pengusaha hotel, resort dan cafe yang ada di wilayah Pancawati, di aula kantor Kecamatan Caringin, Rabu (12/1/2022).

Pepen, tokoh masyarakat Kampung Ciderum mengatakan, kemacetan yang terjadi setiap hari Jum’at, Sabtu dan Minggu di ruas Jalan Cikereteg, seakan sudah krodit dan harus segera dicarikan solusi.

Selain penataan para pedagang kaki lima (PKL) disepanjang Jalan Cikereteg terutama didepan pasar, lanjutnya, kondisi jalan yang rusak parah salah satu penyebab juga terjadinya kemacetan. 

 “Bukan hanya penataan PKL, kerusakan jalan juga jadi penyebab kemacetan. Makanya, kami minta agar para pengusaha di wilayah Pancawati patungan untuk membantu memperbaiki jalan rusak tersebut,” tegasnya didepan para pengusaha, Camat Caringin dan Kapolsek Caringin beserta dua Kepala Desa (Kades) Ciderum serta Pancawati.

Kondisi jalan rusak yang sampai saat ini belum juga dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, sambung Pepen, harus disikapi bersama terutama para pengusaha. Karena, perbaikan jalan yang kondisinya rusak berat sangat mendesak agar arus lalulintas lancar.

 “Kalau nunggu perbaikan dari Pemkab Bogor pastinya masih lama, sedangkan perbaikan ini bersifat mendesak untuk mengurai kemacetan. Jadi kami minta ada partisipasi dan kontribusi dari para pengusaha di wilayah Pancawati,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua BPD Desa Ciderum, Ujang Hasbullah menegaskan, terjadinya kemacetan di ruas jalan yang menjadi akses utama warga beraktivitas banyak faktor, mulai dari kerusakan jalan di Cikereteg, sempitnya ruas jalan dan keberadaan para pedagang kaki lima (PKL).

 “Jalan rusak di Cikereteg menjadi penyebab juga kemacetan,” ungkapnya  usai mendatangi kantor Kecamatan Caringin, Senin (10/1/2022).

Ia menjelaskan, volume kerusakan jalan dititik Pasar Cikereteg, sangat luas dan memiliki kedalaman yang cukup membahayakan para pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

 “Dalamnya lubang di jalan, membuat pengendara mengendarai kendaraannya pelan-pelan. Itu juga sebagai penyebab kemacetan,” ujar Ujang Hasbullah.

Ketua BPD yang lama di Pemerintahan Desa (Pemdes) Ciderum itu mengaku, kondisi ruas Jalan Cikereteg terjadi macet, akibat tidak adanya pengawasan dari DPUPR terhadap pemilik bangunan yang ada disepanjang jalan ini. Lantaran, selama ini tidak ada teguran terhadap pemilik bangunan yang melanggar garis sempadan jalan (GSJ).

 “Harusnya saat ada pembangunan dan itu mengambil bahu jalan, pengawas DPUPR menegurnya. Jangan setelah dibangun baru ditegur, itukan akhirnya merugikan pemilik bangunan,” tegas Ujang Hasbullah.

** Dede Suhendar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here