Monev Jabar Caang, DESDM Jabar Sambangi Cigudeg

0
Kabid Ketenaga Listrikan DESDM Provinsi Jabar, Usman Matjan, didampingi Kacab DESDM Wilayah II Bogor, Iman Budiman beserta jajarannya dan mitra CSR, yakni perwakilan dari PT. Tirta Fresindo Jaya dan PT. Indorama, tiba di kediaman Kepala Desa (Kades) Banyuasih.

JURNAL INSPIRASI – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Provinsi Jawa Barat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap warga yang mendapatkan bantuan penerangan listrik di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Kamis (6/1)

Melintasi jalan bebatuan menuju perkampungan warga yang lokasinya berada di pedalaman pegunungan, Kepala Bidang (Kabid) Ketenaga Listrikan DESDM Provinsi Jabar, Usman Matjan, didampingi Kepala Cabang (Kacab) DESDM Wilayah II Bogor, Iman Budiman beserta jajarannya dan mitra CSR, yakni perwakilan dari PT. Tirta Fresindo Jaya dan PT. Indorama, tiba di kediaman Kepala Desa (Kades) Banyuasih pukul 10.00 WIB.

Usman Matjan mengatakan, program Jabar Caang, merupakan program Gubernur Jabar yang mulai digulirkan tahun 2019 lalu. Adapun sasaran dari program tersebut, yakni memberikan bantuan penyambungan listrik kepada warga miskin atau tidak mampu dengan kondisi rumahnya belum terpasang lampu penerangan.

Usman mengungkapkan, dari tahun 2019 sampai 2021, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) yang difasilitasi DESDM, sudah melaksanakan penyambungan listrik kepada masyarakat miskin dan tidak mampu sebanyak 4660 rumah tangga.

“Jumlah tersebut tersebar di 22 kabupaten, 38 kecamatan dan 61 desa yang tersebar di Jabar dengan melibatkan 159 mitra CSR, 12 badan usaha instalatir dan 7 badan usaha LIT TR,” kata Kabid Ketenaga Listrikan usai meninjau rumah warga penerima bantuan sambungan listrik di Desa Banyuasih.

Usman menyatakan, untuk program Jabar Caang tahun 2022, Pemprov Jabar menargetkan sebanyak 5.500 bantuan sambungan listrik yang akan diberikan kepada warga. Jumlah tersebut ada peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya 5.000 sambungan listrik. “Ada penambahan tahun ini sekitar 500 sambungan,” ujarnya.

Usman mengajak semua Pemerintah Daerah (Pemda) terutama Kabupaten Bogor agar bersama-sama mensukseskan program Jabar Caang dengan melakukan hal sama, yakni membantu warga miskin dan tidak  mampu untuk mendapatkan bantuan sambungan listrik.

“Seperti sekarang, kami berikan bantuan sambungan listrik ke warga Desa Banyuasih. Kalau saja bantuan ini dilakukan bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, pastinya program Jabar Caang bisa tuntas di Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Kades Banyuasih, Saeful Hupad mengaku, melalui program Jabar Caang yang dimulai dari tiga tahun lalu, sangat membantu warganya untuk mendapatkan bantuan penerangan listrik. “Alhamdulillah, adanya program Jabar Caang, sekarang semua rumah warga saya sudah teraliri listrik,” tegasnya.

Saeful menambahkan, untuk tahun 2021, sebanyak 99 rumah warga yang mendapatkan bantuan penyambungan listrik.  “Kalau jumlah keseluruhan warga yang mendapatkan bantuan dari tahun 2019, sekitar 214 rumah tangga,” imbuhnya.

Usai mendapat bantuan sambungan listrik, Kades Banyuasih pun berharap agar desanya mendapatkan bantuan lainnya dari pemerintah, baik pusat, provinsi atau kabupaten. “Kami ingin ada pembangunan jalan utama warga beraktivitas. Karena, kondisi jalan satu-satunya ke wilayah kami, masih bebatuan. Padahal, ruas jalan itu masuk kedalam status kepemilikan kabupaten,” tukas Saeful.

**Arip Ekon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here