Satpol PP Janji Toko Mario Ditutup Selasa

0
Toko Mario

JURNAL INSPIRASI – Perjuangan para pedagang Pasar Desa Caringin, Kecamatan Caringin yang terus berupaya agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, menutup Toko Mario, dipastikan berbuah manis. Sebab, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor dalam waktu dekat ini akan menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda).

Kepala Seksi (Kasi) Penegak Perda (Gakda) pada Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Budi menegaskan, petugas dari Gakda akan segera melakukan penutupan terhadap Toko Mario.

“Paling telat hari Selasa (7/12) nanti. Hari Selasa itu paling telat,” ungkapnya kepada Jurnal Bogor saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (2/12) sore.

BACA JUGA Kondisi Sarah Perlu Perhatian Serius

Agus Budi mengatakan, rencana penutupan Toko Mario sudah disampaikan kepada pimpinan dalam hal ini Kasatpol PP.  Agus Budi menjelaskan, Satpol PP bukan tidak respon terhadap para pedagang Pasar Desa Caringin, namun banyaknya kegiatan di akhir tahun membuat pihaknya lebih fokus kepada kegiatan pembongkaran.

“Sekarang saja saya masih rapat dengan kementerian di Jakarta, membahas terkait rencana pembongkaran di sekitar kawasan wisata Puncak Cisarua. Rencananya tanggal 9 Desember,” paparnya.

Untuk itu, Agus Budi minta agar para pedagang Pasar Desa Caringin bersabar. Karena, Satpol PP harus membagi waktu dengan kegiatan lain yang saat ini sedang padat.

“Sekali lagi saya tekankan, pedagang bersabar awal minggu ini Toko Mario kami tutup dan akan dilakukan pemasangan segel,” tegasnya meyakinkan kembali.

BACA JUGA Heri Dilantik Jadi Pejabat Sementara Kades Pabuaran

Sementara, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Desa Caringin, RK Muhamad Taofiq saat mendengar kabar tersebut, mengaku lega. Pasalnya, selama Toko Mario masih buka, para pedagang terus menanyakan kepadanya. “Setiap hari pedagang menanyakan terus ke saya, kapan Toko Mario ditutup,” akunya.

Ketua Paguyuban yang merupakan warga Desa Caringin itu pun merasa resah selama belum ada kepastian dari Satpol PP terkait penutupan Toko Mario.

 “Tapi setelah ada kabar dari Satpol PP seperti ini, saya akan informasikan kepada para pedagang hari Selasa Toko Mario akan ditutup,” jelas RK Muhamad Taofiq yang akrab dipanggil Jalal.

Adanya informasi kepastian dari Satpol PP Kabupaten Bogor yang akan menutup Toko Mario minggu ini, membuat para pedagang sumringah dan terus mengucapkan rasa syukur.

“Saya bersyukur akhirnya doa dan keinginan para pedagang terkabul, walaupun belum dilakukan penutupan tapi Satpol PP sudah menjanjikan hari Selasa ini,” kata Zaenal, pedagang pakaian anak di pasar tradisional tersebut.

BACA JUGA Petani di Jonggol dan Sukamakmur Mulai Tanam Padi

Seperti diberitakan Jurnal Bogor Rabu (1/12), pedagang Pasar Desa Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, sedikit bernafas lega. Lantaran kasus perdata yang dilaporkan pihak Toko Mario terhadap Kepala Desa (Kades) Caringin, E. Mulyadi sudah inkrah atau memiliki hukum tetap.

Berdasarkan salinan resmi penetapan perkara perdata Pengadilan Negeri Cibinong Kelas 1 A Nomor : 539/PDT/2021/PT. BDE 20 atau Nomor : 175/PDT G/2021/PN.CBi dengan pemohon H. Amirudin pada tanggal 30 November 2021. Pengadilan Negeri Cibinong Kelas 1 A memenangkan tergugat.

Ustadz Holilul Rosid, dewan penasehat paguyuban pedagang Pasar Desa Caringin bersyukur dengan keputusan Pengadilan Negeri Cibinong yang memenangkan tergugat atau termohon dalam kasus perdata tersebut.

BACA JUGA Tidak Ada Reuni 212 di Azzikra

“Kami para pedagang sangat bersyukur dengan keputusan tersebut. Dimana dalam kasus ini sudah memiliki hukum tetap,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp,

Pedagang pakaian itu pun menjelaskan, setelah keluarnya keputusan dari pengadilan, tidak ada lagi alasan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindak tegas Toko Mario dengan melakukan penutupan.

 “Tapi kata kuasa hukum sih, nanti dari pihak pengadilan yang akan memerintahkan Satpol PP untuk menutup Toko Mario,” tukas Ustadz Holilul Rosid.

**dede suhendar/deni pratama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here