Pergeseran Tanah Lagi, 7 Rumah di Nanggung Alami Kerusakan

0
Rumah warga mengalami retal-retak akibat pergeseran tanah.

JURNAL INSPIRASI – Sebanyak 7 rumah rusak akibat pergeseran tanah yang terjadi di Kampung Nanggela Tonggoh dan Kampung Dukung Kaung, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Satu keluarga terpaksa mengungsi akibat rumahnya yang rusak berat.

Menurut data BPBD Kabupaten Bogor, bencana pergeseran tanah terus berlangsung sejak longsor di Kali Cibitung yang terjadi pada Sabtu (13/11/2021) lalu.

Longsor sepanjang 15 meter dengan tinggi 20 meter menyebabkan pergeseran tanah sehingga beberapa unit rumah terdampak. Sebanyak 6 unit di antaranya rusak ringan, sedangkan satu rumah mengalami rusak berat sehingga penghuni mengungsi di rumah kerabat terdekat.

BACA JUGA: Komisi III Kecewa Proyek Pembangunan Infrastruktur Dikerjakan Akhir Tahun

Kepala Desa Nanggung, Ahmad Sodik membenarkan musibah pergeseran tanah di dua wilayah kampung terjadi pada Selasa (9/11) lalu, namun atas kejadian tersebut pihaknya telah melaporkan ke pihak terkait.

“Kampung Nangela RW 07 dengan Kampung Dukuhkawung RW 02 yang terdampak bencana alam pergeseran tanah. Atas kejadian tersebut 7 rumah mengalami kerusakan, yakni 4 rumah di Kampung Nangela Tonggoh 3 rumah di kampung Dukuhkawung,” kata Kepala Desa Nanggung Ahmad Sodik saat dihubungi Jurnal Bogor, Jumat (19/11).

BACA JUGA: Hujan dan Angin Kencang di Puncak, Mobil Box Tertimpa Pohon

Ahmad Sodik menerangkan, dari 7 rumah akibat pergeseran tanah, 4 rumah yang ada di Kampung Nangela Tonggoh kondisinya cukup mengkhawatirkan. “Karena selain kondisi rumah itu rusak, keberadaan tebingan sekitar kedalaman 80 meter, itu jaraknya tidak jauh dengan rumah korban,” terangnya.

Menurutnya kondisi tersebut sangat membahayakan apalagi ketika hujan turun. “Kami imbau agar tidak menempati rumah tersebut,” tandas Ahmad Sodik.

**aripekon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here