Dari Samisade, Desa Balekambang Bisa Bangun Jalan dan Jembatan

0
Desa Balekambang betonisasi jalan dan buat jembatan baru.

JURNAL INSPIRASI – Pemerintah Desa Balekambang, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor menyalurkan anggaran Samisade (Satu Miliar Satu Desa) untuk betonisasi jalan dan pembanguna jembatan. Meski hasil betonisasi jalan tampak banyak retak, namun warga yang melintas cukup senang karena bisa menikmati akses jalan bagus dan tidak becek-becekan saat hujan.

Saat dikonfirmasi oleh Jurnal Bogor, salah satu staf Desa Balekambang mengatakan, pekerjaan ini dilaksanakan oleh PT Prayoga Pertambangan dan Energi (PPE), baik untuk betonisasi jalan maupun untuk pembuatan jembatan baru karena pihak desa tidak memiliki tenaga ahli untuk melakukan pembangunan jembatan.

“Dana tahap 1 kita alokasikan untuk betonisasi jalan Kampung Kadu Pandak RT 02/06 dengan volume P 525M x L 3,00M x T,0,15M dengan anggaran 305.000.000 , dan untuk Samisade tahap 2 kami alokasi untuk pembuatan Jembatan baru yaitu Jembatan Kali Cihieum di Kp.Satus RT 01/07 dengan volume P 10M x L 4,00 M ” jelasnya, Senin (01/11).

BACA JUGA: Baru Pertama Kali, Siswa SDN Pasir Peuteuy Adaptasi ANBK

Menurutnya untuk betonisasi memakai beton jenis K 225 dan melihat kondisi beton yang sudah ada retak tengah tersebut, dia sudah meminta PT PPE untuk memperbaikinya karena masih dalam pertanggung jawaban mereka sebagai penyedia jasa.

“Untuk keretakan beton sudah kami komplain dan dilakukan tambalan oleh PT PPE dan adapun tambalan yang lain itu diakibatkan terkikis hujan karena saat penggelaran beton kemarin pas kebetulan hujan turun sehingga ada tambalan,” ucapnya.

BACA JUGA: Permudah Akses Jalan Warga, Samisade Desa Cibodas Sambungkan Jalur Antardesa

Terpisah, Kepala Desa Balekambang Anap Setiawan mengungkapkan terimakasih dan syukur atas program Samisade yang sudah digelontorkan Bupati Ade Yasin. Dia berharap menjadi program berkelanjutan untuk kemajuan desa.

“Untuk saat ini pekerjaan kami serahkan kepada pihak ke-3 yaitu PT PPE selain kami tidak punya tenaga ahli di bidang jembatan, sekaligus mengurangi risiko yang tidak diinginkan,” ucap Anap.

**naynur’ain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here