Rapat KUPA – PPAS, Achmad Fathoni Pertanyakan 2 Persoalan

0
Achmad Fathoni

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Achmad Fathoni menyampaikan dua hal pada rapat pembahasan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA), serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2021 antara Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor dengan Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP), Kamis (16/9) lalu.

Dua hal yang didengar langsung oleh Kadis DPKPP dan yakni perihal akses jalan PSU PT.Ferry Sounevile dan drainase lingkungan. Fathoni biasa disapa mengatakan, drainase lingkungan di perkampungan terutama yang bersebelahan dengan komplek perumahan agar segera ditangani.

“Sangat krusial karena menyangkut keselamatan dan kerukunan warga kampung dengan perumahan, mengingat posisi perumahan biasanya lebih rendah dari kampung di sekitarnya, karena proses cut n fill saat pengerjaan perkampungan yang dulunya banyak tanah kosong, sekarang sudah penuh dengan pemukiman , serta kemampuan Pemdes atau warga untuk bangun drainase yang baik tidak ada,” ujar Fathoni kepada Jurnal Bogor, Senin (20/9).

Alasannya jelas Fathoni, kondisi tersebut saat hujan air dari kampung banyak lari ke perumahan, yang mengakibatkan banyak terjadi tanah longsor dan banjir. Keduanya membahayakan baik warga di kampung maupun perumahan. “Saya harap DPKPP dengan program bedah kampungnya bisa menyelesaikan ini,” kata politisi PKS ini.

Dia meminta Kadis DPKPP langsung menugaskan Kabid Perumahan untuk turun langsung meninjau ke lapangan. “Pak Dede untuk bisa meninjau minimal di Desa Ciangsana dan Bojong Kulur sebagai contoh awal, semoga bisa segera diagendakan,” harapnya.

Sementara terkait akses masuk ke PSU yang diberikan oleh PT Ferry Sounevile di Tlajung Udik, dia juga meminta segera diselesaikan. “Jangan sampai mengganggu proses pembangunan GOM dan SMPN 4 Gunung Putri, saya sebenarnya menunggu realisasi janji Pak Kabid Pertanahan Pak Eko, dalam pekan ini, tapi sepertinya meleset. Jadi kapan bisa beres? Saya minta laporan perkembangan terbarunya,” tegasnya.

Dirinya berharap semua persoalan tersebut bisa diselesaikan sesegera mungkin terutama soal akses Jalan menuju PSU PT Ferry Sounevile agar proses pembanguan bisa segera dikerjakan.

**naynur’ain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here