Miris, Rumah Janda Anak Tiga di Desa Sukasirna Memprihatinkan

0

Jonggol | Jurnal Inspirasi

Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Bogor, masih banyak yang belum mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat. Seperti yang dialami oleh Nuryamah (45) warga Kp Bangkongreang Rt 01/01 Desa Sukasirna, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.

Wanita yang berstatus janda dengan tiga anak itu, menjadi tulang punggung menghidupi keluarganya menjadi pembantu dengan penghasilan hanya cukup untuk makan sehati hari saja. Setelah ditinggal meninggal suaminya, Nuryamah banting tulang menghidupkan ketiga anaknya didalam rumah yang cukup memprihatinkan.

“Untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dan memenuhi kebutuhan keluarga saya bekerja menjadi pembantu berangkat jam 07:00 pagi dan pulang jam 17:09 Sore, namun hanya cukup untuk makan. Setelah ditinggal suami meninggal, saya bekerja sendiri, dan untuk perbaiki rumah saja saya gak sanggup,” katanya kepada Jurnal Bogor, Jum’at (3/9/2).

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua LSM Pemantau Kinerja Aparutur Negara (Penjara) Kabupaten Bogor, Agus Rahya meminta kepada pemerintah terkait agar keluhan masyarakat. Apalagi di Kecamatan Jonggol masih terdapat warga yang memiliki RTLH namun belum mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Saya memohon kepada Pemerintah Kabupaten Bogor dan Anggota DPRD yang berangkat dari Dapil II Bogor Timur agar peduli dan bisa membantu Ibu Nuryamah yang hidupnya kurang beruntung dan tinggal di rumah tidak layak huni,” pintanya.

** Nay Nur’ain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here