Perselisihan Habib Bahar dan Ryan Jombang Berakhir Damai

0
M Ichwan Tuangkota

Gunung Sindur | Jurnal Inspirasi

Adanya perselisihan paham hingga terjadi pertengkaran antara Habib Bahar Bin Smith dengan  Very Idham Heryansyah alias Ryan Jombang di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Gunung Sindur, Kabupaten Bogor pada Senin (16/8/2021) mendapatkan respon dari pengacara Habib Bahar, M Ichwan Tuangkota.

Menurut M Ichwan Tuangkota saat mendatangi Lapas Kelas II A Gunung Sindur Pada Rabu malam (18/8/2021) mengatakan, pihaknya datang ke Lapas Gunung Sindur selain untuk mengetahui kondisi Habib Bahar, juga untuk memastikan kronologi sebenarnya yang menyebabkan insiden antara kliennya dengan Ryan Jombang.

Namun setelah bertemu dengan Kalapas, kata Ichwan Tuangkota, permasalahan telah selesai antara Habib Bahar dengan Ryan Jombang. “Ada permasalahan kesalahpahaman yang terjadi di dalam lapas, namun kini antara Habib Bahar Bin Smith dan Ryan Jombang sudah berdamai,” katanya.

Terkait adanya statemen pengacara Ryan Jombang di beberapa media, M Ichwan Tuangkota selaku Kuasa Hukum Habib Bahar Bin Smith belum mengetahui motifnya. “Belum tahu motifnya, tapi nanti saya akan berkoordinasi dengan pengacara Ryan Jombang, yang jelas kalau antara Habib Bahar dan Ryan Jombang sudah ada kesepakatan damai yang disaksikan pihak lapas,” katanya.

Lebih lanjut disinggung kesalahpahaman dipicu karena utang piutang, kuasa hokum Habib Bahar itu tidak menjelaskan secara lengkap, yang pasti kata dirinya kedua belah pihak sudah bermusyawarah. “Kalau soal itu saya tidak berkomentar banyak intinya mereka ada kesalahpahaman dan sekarang sudah berdamai,” katanya.

Tuankota juga memastikan adanya insiden tersebut, pemberian remisi HUT ke-76 RI pada 17 Agustus kepada Habib Bahar tidak akan memengaruhi keputusan remisi jelang masa bebas. “Tidak ada masalah untuk remisi saat ini juga habib masih di dalam lapas kondisinya sehat,” ujarnya.

Sementara itu menurut Kepala Lapas Kelas II A Gunung Sindur Mujiarto, insiden yang terjadi antara Habib Bahar Bin Smith dengan Ryan Jombang dipicu permasalahan pribadi saja yang memang bisa terjadi terhadap siapapun dan di manapun, termasuk di dalam Lapas.

“Di mana menyatukan  orang-orang yang mempunyai latar belakang dan kepribadian berbeda bukanlah hal yang mudah. untuk itulah pembinaan diberikan kepada narapidana, termasuk mereka berdua,” ungkap Mujiarto, Rabu (18/8).

Namun demikian, pihaknya memastikan akan terus memberikan pembinaan bagi mereka. “Salah satu tujuannya adalah agar mereka menyadari perbuatannya dan tetap aktif mengikuti pembinaan agar dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang  baik. Yang jelas perselisihan sudah selesai dan mereka pun kembali mengikuti aturan-aturan dan program pembinaan yang diberikan pihak lapas,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here