Hasil Swadaya, Kades Banjarwaru Bangun Rumah Reyot

0
23

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Kepedulian Kepala Desa (Kades) Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terhadap kondisi rumah warga patut diapresiasi. Sebab, meski untuk program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tahun anggaran 2021 belum keluar, namun Kades Banjarwaru yang belum lama dilantik di lapang Tegar Beriman itu, melakukan perbaikan rumah reyot milik Inan, warga Kampung Kubang RT 02/09.

Kades Banjarwaru, Abdul Rahman mengatakan, kondisi rumah pasangan suami istri (Pasutri) Inan dan Ayu Tukiyah, sangat mengkuatirkan. Rumah yang dibangun dengan menggunakan bahan bambu serta berdindingkan bilik itu, lanjutnya, sudah hampir roboh dan membahayakan nyawa pemilik.

 “Saat mendapat laporan, saya langsung meninjau lokasi. Dan saya kaget saat tahu kondisi rumah pasutri tersebut,” ungkapnya kepada wartawan.

Kades yang akrab dipanggil Geledeg itu menjelaskan, rumah yang sekarang sedang tahap pembangunan ini, sudah pernah mendapatkan bantuan Rutilahu dari pemerintah. “Tapi itu sudah belasan tahun lalu. Bukan zaman kades sebelum saya, tapi kades sebelumnya lagi,” paparnya.

Menurutnya, untuk memperbaiki rumah warga itu, pihaknya bersama warga dan para pengurus mulai tingkat RT serta RW, melaksanakan swadaya dan saling bergotong royong.

Untuk swadaya warga, Kades mengakui sangat bagus dan warga Banjarwaru memiliki jiwa sosial yang tinggi, sehingga bersedia membantu warga atau tetangganya yang sedang kesusahan.  “Alhamdulillah, waktu saya ajak warga dan para RT serta RW, respon mereka bagus. Makanya, sekarang rumah milik Inan bisa dilakukan pembangunan total,” ujar Geledeg.

Geledeng menyatakan rasa terima kasih terhadap warga yang sudah ikut terlibat dan membantu dalam pembangunan rumah milik warga tidak mampu itu.  “Walau pun belum ada alokasi anggaran untuk program Rutilahu, tapi saya sangat bersyukur akhirnya rumah milik Inan bisa diperbaiki dengan biaya dari hasil swadaya,” imbuhya.

Geledeg berjanji, kedepan untuk program Rutilahu di Desa Banjarwaru akan ada yang namanya skala prioritas pembangunan. Dengan begitu, tidak ada lagi kondisi rumah warga yang reot dan terancam ambruk.

Sementara, Inan, warga Kampung Kubang yang saat ini mendapat bantuan perbaikan rumah mengucapkan terimakasih kepada Kades dan jajaran pemerintahan desa, RT, RW  dan warga yang sudah membantu memperbaiki rumahnya. “Saya pun tidak takut lagi rumah ambruk saat hujan. Saya bersama keluarga sangat terbantu oleh Kades Banjarwaru dan jajarannya. Karena sudah peduli kepada warganya yang butuh bantuan,” tukasnya.

** Dede Suhendar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here