Dua Kali Tebingan Longsor, Warga Pakapuran Minta Dibangun TPT

0
81

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Semenjak terjadinya musibah longsor di Kampung Pakapuran di lingkungan RT 04 RW 06, warga meminta Pemerintah Kabupaten Bogor dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk segera membangun tebing penahan tanah (TPT).

Warga sekitar, Nanang Lukman Hakim (38)  mengatakan,  selama satu pekan terakhir longsor sudah dua kali sehingga tebing tinggi sekitar 10 meter itu mengancam bangunan rumah yang berada dibawahnya. ” Warga  kampung Pakapuran was was karena sudah dua kali longsor,” kata Nanang kepada Jurnal Bogor, Minggu (21/2).

Nanang menyebutkan, warga yang tidak jauh dengan lokasi tebingan itu khawatir longsor bisa kembali terjadi. “Sepanjang musim penghujan ini  longsor susulan kemungkinan bisa kembali terjadi,” sebutnya.

Menurutnya, setelah dua kali dilanda longsor pada ketiggian sekitar 10 meter telah berdampak pada bangunan rumah milik warga yang mengalami retak- retak. Nanang menerangkan, rumah yang terancam antara lain rumah atas nama Hendrik, Ade Oka dan rumah  H Sutarno. “Tebing itu longsor, karena curah hujan tinggi, jadi perlu adanya TPT dibangun,” terangnya.

Terlihat pihak Perintah Desa Parakanmuncang serta BPBD Kabupaten Bogor saat melakukan assessment menyatakan bahwa kejadian longsor ini sudah dikoordinasikan dengan pihak terkait. “Upaya ini sudah kami sampaikan ke BPBD diharapkan ada solusi untuk dilakukan penanganan,” kata Kepala Desa Parakanmuncang Mauludin.

Terlebih saat ini, kata Mauludin, kondisinya masih sering turun hujan sehingga diharapkan adanya penanganan untuk dilakukan pembangunan TPT. “Paling tidak dilakukan pemasangan  beronjong dulu,” pintanya.

 ** Arip Ekon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here