Cara Unik Polisi di Bojonggede Bagikan Permen Saat Operasi Yustisi

0
24

Bojonggede | Jurnal Inspirasi

Anggota Polsek dan  Koramil 04 Bojonggede melakukan Operasi Yustisi, namun kali ini operasi dilakukan berbeda dari biasanya. Operasi melibatkan Karang Taruna Desa Bojonggede membagikan permen kepada anak kecil, dan orang tua yang melintas di Jalan Raya Bojong Gede, Sabtu (20/2/2021).

Bhabinkamtibmas Desa Bojonggede, Aipda Sodikin mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka edukasi ke masyarakat dengan lebih humanis. “Kegiatan kali ini sebelumnya sama rencana yang sudah sudah pernah kita lakukan saat Operasi Yustisi masker tapi untuk kali ini kita kedepankan secara humanis tidak dengan cara-cara peneguran yang efeknya membuat orang jadi tidak respect sama kitanya,” ujarnya.

Sodikin membeberkan bahwa permen yang dibagikan itu memiliki makna tersendiri. “Untuk humanisnya, kita sama-sama memberikan permen. Permen itu memberikan filosofi bahwa ini kan permen-permen ini sudah dibungkus. Tapi setelah dibuka dalamnya manis. Ini arti kegiatan kita kali ini,” jelasnya.

Sodikin mengatakan, target sasaran dalam kegiatan yang diselenggarakan adalah anak-anak. “Target sasarannya adalah anak-anak. Karena saat ini banyak yang fokus terhadap orang tua saja. Padahal, anak-anak juga perlu diedukasi tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan, terutama pada saat pandemi seperti ini,” paparnya.

“Tujuannya, kita mengapresiasi masyarakat yang menggunakan masker. Dalam pandemi saat ini kan kita diwajibkan memakai masker. Masker ini buat menutup mulut hidung kita ini untuk menjaga kesehatan,” tambahnya.

Sodikin pun menjelaskan bahwa mengingatkan masyarakat terkait kesadaran protokol kesehatan harus dengan edukasi dengan cara humanis. “Mengingatkan orang tidak harus dengan cara-cara yang tegas. Cara apa mungkin cara yang humanis ini warga masyarakat terutama Desa Bojonggede sendiri bisa lebih sadar diri terkait penggunaan masker itu,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Karang Taruna Mandiri Desa Bojonggede, Anggi Tiar mengapresiasi inisiasi kegiatan yang dibuat Bhabinkamtibmas. “Kami mengapresiasi kegiatan humanis ini salah satu cara edukasi,” ungkapnya.

Kendati demikian, Anggi mengatakan bahwa kesadaran masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan masih belum merata sehingga perlu formula sosialisasi yang lebih tepat. “Saat ini Kecamatan Bojonggede, khususnya Desa Bojonggede. Namun kesadaran masyrakat terkait penerapan protokol kesehatan masih rendah. Kami berharap masyarakat dapat memahami terkait pentingnya penerapan prokes. Itu demi hilangnya virus corona,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here