Tak Ingin Tragedi 2010 Lalu Terulang, Kades Hentikan Pembangunan Diduga Milik JA

0
15

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Pemerintah Desa Ciampea Udik memberhentikan proyek pembangunan masjid yang berada di Kampung Cisalada, Kecamatan Ciampea. Diduga bangunan tersebut dimiliki Jamaah Ahmadiyah (JA) dan sejak awal tidak ada koordinasi apapun perihal kegiatannya.

“Jadi proyek tersebut baru sebatas tiang saja dan bangunan itu masjid lama hanya direnovasi total,” kata Kepala Desa Ciampea Udik Cecep Basarudin kepada wartawan, kemarin.

Cecep juga menjelaskan, sebenarnya kalau dari warga belum ada pergerakan hanya mengantisipasi kejadian Juli 2010  lalu terulang kembali, dimana terjadi gesekan. “Jadi untuk sementara proyek itu kita berhentikan dulu sampai tiga bulan kedepan menunggu keputusan pusat dan keberadaan mereka ada di lingkungan bareng warga, satu kampung,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengharapkan kondisi tetap kondusif, karena khawatir ditumpangi pihak tidak bertanggungjawab dan dari pihak mereka menerima ketika diberhentikan. “Sejak awal tidak ada koordinasi dengan pihak desa dan menyalahi aturan juga. Bahkan, keberadaan mereka memang sudah ada dan adem ayem, hanya ini pembangunan masjid khawatir ada gesekan lagi,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here