Polisi Kejar Koordinator Pungli Pasar Bogor

0
32
Pasar Bogor

Bogor | Jurnal Inspirasi

Polsek Bogor Tengah sedang melakukan pencarian terhadap tersangka yang diduga menjadi koordinator pungutan liar (pungli) terhadap pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Bogor. Sebelumnya, polisi mengamankan dua orang yang diduga melakukan pungutan liar di kawasan Pasar Bogor.

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Suminto, mengungkapkan bahwa penangakapan dua orang ini berdasarkan operasi tangkap tangan. “Sudah ada dua orang yang diamankan dengan inisial K dan I,” ujarnya kepada wartawan, Senin (15/2).

Berdasarkan keterangan dua orang tersangka ini, pihak kepolisian mengaku sudah mengantongi satu nama yang diduga menjadi kepala dari para preman yang melakukan pungli di Pasar Bogor. Saat ini, polisi sedang mencari tersangka yang diduga bersembunyi di kawasan Gunung Bunder, Kabupaten Bogor.

“Dari hasil gelar perkara, kami sudah mengantongi satu nama yang diketahui sebagai koordinator dan sekarang sedang kami sedang mencari,” katanya.

Ia mengatakan bahwa kedua orang tersangka yang ditangkap saat melakukan pungli kepada para pedagang di Pasar Bogor beberapa waktu lalu tidak ditahan oleh pihak Polsek Bogor Tengah. Ia mengungkapkan, bila penahanan tidak diwajibkan namun, perkara tetap dilanjutkan.

“Karena alat bukti yang kami dapatkan hanya Rp31 ribu dari tangan dua orang tersangka dan saat ditangkap tidak melakukan perlawanan, jadi kami tangguhkan penahanan. Tapi perkaranya tetap dilanjutkan,” katanya.

Sementara itu, salah seorang pedagang berinisial, SR meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap kembali para pelaku pungli. “Ada informasi yang suka pungli ditangkap, tapi akhirnya di lepaskan lagi. Mereka kemarin beraksi lagi melakukan pungli ke pedagang. Kami semua resah dan takut, lebih baik ditangkap saja mereka semua,” harapnya.

Kata dia, saat melakukan pungli, pelaku meminta uang secara paksa, ada yang diminta Rp5 ribu sampai Rp10 ribu dengan alasan untuk uang jalur. Hal itu kerap dilakukan pada pukul 03.00 hingga 06.00 WIB. “Satu hari bisa sampai Rp50 ribu setiap pedagang diminta uang,” katanya.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Satpol PP Kota Bogor, Agustian Syah mengatakan bahwa keberadaan para pelaku pungli dikarenakan para pedagang enggan direlokasi ke dalam Pasar Bogor.

“Pedagang liar itukan kita tertibkan dan kita geser kelokasi lain, kenapa? Karena pasti ada aja orang-orang yang mencoba mencari keuntungan disitu, yaitulah para pelaku pungli,” ungkapnya.

Ia juga mengaku sudah memetakan titik-titik terjadinya pungli di kawasan Pasar Bogor. Namun, hal itu akan percuma bila pedagang tidak bisa kooperatif.

** Fredy Kristianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here