Ingatkan Pemkot tak Ganggu DAU Disdik

0
29
Akhmad Saeful Bakhri

Bogor | Jurnal Inspirasi

Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan kembali refocusing anggaran untuk menangani pandemi Covid-19, kembali menuai sorotan wakil rakyat. Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri (ASB) mengatakan, sah-sah saja pemerintah melakukan refocusing, namun jangan sampai menggeser Dana Alokasi Umum (DAU) Dinas Pendidikan (Disdik).

“Jangan sampai DAU di sektor pendidikan, terkena dampak refocusing. Sebab, anggaran tersebut berisikan gaji untuk guru-guru,” ujar ASB kepada wartawan, Minggu (14/2).

Selain itu, ia pun menyoroti pos anggaran DAU yang diperuntukkan bagi peningkatan kualitas guru. Dimana setiap tahunnya ada anggaran untuk pendidikan tenaga pengajar. “Bila kita membuka APBD Kota Bogor Tahun Anggaran 2021, ada anggaran Rp380 miliar yang diperuntukkan bagi pembiayaan penyediaan gaji dan tunjangan ASN,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disdik Kota Bogor, Fahrudin menegaskan bahwa anggaran DAU yang ditujukan untuk gaji guru, tidak akan terkena refocusing. “Jadi untuk pos refocusing, kemungkinan akan dilakukan di pos anggaran belanja langsung,” paparnya.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor, Denny Mulyadi menyatakan, refocusing ini untuk mendukung program PPKM Mikro. Refocusing anggaran berasal dari dana transfer pusat, diantaranya DAU minimal 8 persen dan DID yang sudah dikucurkan ke pemerintah daerah minimal 30 persen.

“DAU dari pusat Rp 700 Miliar, kalau 8 persen berarti sekitar Rp 56 Miliar dan DID dari pusat Rp 50 Miliar,¬† kalau 30 persen berarti Rp 15 Miliar. Refocusing ini kami anggarkan selama 3 bulan batas maksimalnya. Semoga tidak lebih dari dua bulan kondisi sudah normal lagi,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here