Cerita Andi Mallarangeng Soal Rencana Moeldoko ‘Kudeta’ AHY

0
Andi Mallarangeng

Dapat Restu ‘Pak Lurah’ dan Dukungan Partai

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Upaya ‘kudeta’ terhadap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah direspon beragam asumsi publik. Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng juga mengungkap, Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengaku telah mendapat restu ‘Pak Lurah’ untuk maju sebagai calon presiden (capres) 2024. Bahkan mantan panglima TNI itu juga mengklaim ada dua partai di lingkar istana yang mendukungnya.

Cerita ini disampaikan Andi berdasarkan informasi yang dikumpulkan Partai Demokrat terkait upaya “kudeta” kepemimpinan AHY. Menurut Andi, ada sekitar 9 orang mewakili 9 DPC datang ke Jakarta karena undangan pertemuan terkait penyaluran bantuan bencana. Tetapi setibanya di Hotel Aston, kawasan Rasuna Said, mereka justru kaget. “Kok di Jakarta malah dipertemukan dengan pak Moeldoko,” kata Andi, Kamis (4/2).

Dalam pertemuan itu, lanjut Andi, Moeldoko langsung berbicara tentang Kongres Luar Biasa (KLB) dan menyatakan kesiapannya untuk maju menjadi ketua umum Partai Demokrat melalui KLB. Moeldoko mengatakan bakal maju sebagai capres di 2024.
Bukan hanya mengklaim direstui Presiden Jokowi dan sejumlah menteri, Moeldoko pun mengaku didukung dua partai politik di lingkaran istana. “Untuk 2024 katanya didukung PKB dan didukung Nasdem, tinggal Demokrat, begitu katanya,” ungkapnya.

Andi mengungkapkan, pertemuan dengan Moeldoko rencananya akan dilanjutkan dalam beberapa gelombang. Tetapi berantakan lantaran sudah terlanjur dilaporkan kepada AHY. “Maunya beberapa gelombang, tapi ini baru gelombang pertama. Cuma setelah ketemu Pak Moeldoko teman-teman ini malah lapor kepada DPP, malah lapor kepada Ketum. Karena loyal sama ketum,” kata Andi.

Dari laporan kader, lanjut Andi, DPP melakukan penelusuran dari kesaksian para kader dan itu semua dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) masing-masing, supaya jelas kalau tertulis. Itulah alasan kenapa Ketum AHY menanyakan langsung pada Presiden Jokowi lewat surat.

“Karena ada berita begitu-begitu kita tanya sama pak Jokowi, kirim surat baik-baik dengan sopan, benar nggak kata-kata pak Moeldoko itu pada kader-kader kami? Begitu,” ujarnya.

** ass

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here