Covid Menggila, Bogor Berlakukan Ganjil Genap

0
walikota Bima Arya mengumumkan pemberlakukan ganjil genap.

Bogor | Jurnal Inspirasi

Tingginya angka persebaran kasus positif Covid-19 di Kota Bogor, membuat wilayah Kota Hujan kembali ke zona merah (risiko tinggi) virus corona. Pasalnya, pada Rabu (3/2) tedapat tambahan 168 kasus baru, dan sejak Maret 2020 hingga kini jumlah paparan sudah mencapai 8.933 orang, dengan kasus aktif 1.497.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun akan menerapkan kebijakan ganjil genap bagi seluruh kendaraan di Kota Bogor. Rencananya, hal tersebut mulai akan diterapkan Sabtu (6/2) hingga 14 hari kedepan.

“Jadi pelat nomor ganjil tak bisa keluar ataupun masuk ke Kota Bogor pada tanggal genap. Begitu juga sebaliknya. Ini akan kami sosialisasikan kepada warga,” ujar Wali Kota Bima Arya kepada wartawan, Kamis (4/2/2021).

Bima mengatakan, pada pekan depan ganjil genap akan diberlakukan mulai Jumat hingga Minggu. “Semua yang melanggar akan diputar balik. Ini adalah upaya untuk membatasi mobilitas warga,” katanya.

Pemerintah, kata Bima, akan mengerahkan Dishub, Satpol PP dibantu TNI-Polri untuk melakukan pengawasan. Sebab, tak mungkin Kota Bogor melakukan sekat total.

Selain itu, Jalan Suryakencana pun akan ditutup total mulai pukul 20.00 WIB hingga 24.00 WIB. “Rencanya besok akan kami tutup. Selain itu ada beberapa ruas jalan yang akan ditutup situasional, apabila terjadi kerumunan,” ucapnya.

Jalan Suryakencana, kata Bima, tetap dapat dilalui oleh warga yang berdomisili di area itu, dan bagi mereka yang akan melakukan bongkar muat. “Pedestrian SSA juga akan ditutup mulai Jumat hingga Minggu,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here