Prihatin, Warga Ciampea Puluhan Tahun tak Tersentuh Listrik

0

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Sudah hampir 10 tahun keluarga Yoyoh (61) beserta satu anaknya harus menempati rumah kumuh  di Kampung Mawar Asri RT 01, RW 06 Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor  yang sudah rapuh tanpa aliran listrik. Bahkan, keduanya hanya mengandalkan pendapatan sang anak sebagai buruh serabutan.

“Untuk penerangan dibantu lampu semprong karena memang selama 10 tahun rumah saya tidak ada aliran listrik,” kata Yoyoh (61) kepada wartawan, Senin (1/2/2021).

Setiap malam lanjut Yoyoh ia hanya menggunakan lampu semprong untuk penerangan. “Kalau untuk nonton tv paling numpang ke rumah tetangga,” kata Yoyoh.

Ia mengaku memang sudah sejak lama tak ada listrik karena terkendala biaya. Bahkan, ia menjelaskan, sehari-hari hanya mengandalkan pendapatan anaknya sebagai buruh serabutan itupun tidak menentu untuk mencukupi kebutuhan rumah.

“Kalau bantuan listrik selama ini belum ada, meskipun sempat ada yang mengontrol tapi sampai sekarang tak kunjung ada realisasi,” cetusnya

Senada dikatakan sang anak, Ade Supriyatna mengaku, dirinya mengandalkan pendapatan sebagai tukang pijat keliling ke rumah warga. “Pendapatan sehari paling Rp 30 ribu itupun kalau ada panggilan pijat,” tuturnya.

Ia berharap, ada bantuan listrik dari pemerintah setempat. Karena, untuk setiap malamnya hanya dibantu lampu semprong. “Kalau mau nonton televisi numpang ke tetangga, karena selama saya tinggal disini tak ada listrik,” harapnya

Sementara itu, Pjs Benteng Iing Supriatna mengaku, pihak pemdes akan meninjau kondisi keluarga tersebut agar mendapat bantuan kembali khususnya untuk penerangan listrik. “Kalau untuk RTLH sudah pernah dapat bantuan, tapi kita akan ajukan kembali. Karena, rumahnya pun belum mempunyai listrik,” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here