1.357 Nakes di Kota Bogor Gagal Divaksin

0
ilustrasi: Tenaga Kesehatan di RSUD Kota Bogor

Bogor | Jurnal Inspirasi

Ribuan tenaga kesehatan (nakes) Kota Bogor telah divaksin Covid 19 selama dua pekan ini. Tetapi masih ada 1.357 nakes yang gagal divaksin. Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, dengan adanya kasus nakes yang tidak bisa menerima vaksin, pemerintah pusat tidak perlu menyalurkan vaksin ke Kota Bogor bagi nakes.

Sebab, dari jumlah vaksin yang diberikan oleh pemerintah pusat yaitu 9.150 yang ditujukan kepada nakes, tidak sesuai dengan jumlah nakes yang ada di Kota Bogor, yakni 9.533. “Artinya tidak perlu ada droping baru dari pemerintah pusat khususnya untuk tenaga kesehatan di kota Bogor dan bisa di manfaatkan untuk masyarakat yang lain,” ujar Dedie kepada wartawan, seusai menjalani vaksinasi tahap 7II di Puskesmas Tanah Sareal, Kamis (28/1).

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno  ada beberapa nakes yang tidak disuntikkan vaksin karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan. “Yang teregister akan divaksin ada 5800, kemudian di meja dua kan skrining apakah punya komorbid dan sebagainya dan yang lolos skrining itu ada 4443 atau 46,6 persen, nah yang tidak lolos itu berarti kan ada komorbid, atau penyintas,” ucapnya.

Kata Retno, ada sekitar 1.357 nakes yang tidak lolos proses skrining ini. Namun, Retno sendiri belum bisa menjabarkan data berapa nakes yanh tidak lolos karena memiliki komorbid atau sebagai penyintas. “Untuk datanya sendiri nanti kami rekap dengan P2P dan setiap sore akan direkap berapa yang gagal vaksin,” tandasnya.

** Fredy Kristianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here