Jelang Natal dan Tahun Baru, Bahan Pokok Merangkak Naik

0

Megamendung | Jurnal Inspirasi

Jelang Natal dan Tahun Baru 2021 sejumlah komoditi pangan di pasar tradisional mulai mengalami kenaikan. Bahkan, salah satu kebutuhan seperti gas elpiji 3 kilogram masih mengalami kelangkaan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin), Nuradi mengatakan, memasuki libur Natal dan Tahun Baru memang kadang terjadi kenaikan harga. Namun, saat ini kenaikan harga masih pada batas normal.  “Naik tapi tidak signifikan,” ungkapnya.

Untuk menekan terjadinya kenaikan harga, Disdagin dalam waktu dekat tepatnya menjelang Natal akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional yang ada di Kabupaten Bogor. “Sekitar beberapa hari lagi akan ada sidak ke pasar,” ucapnya.

Sementara, terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram, kata dia, karena kebutuhan yang meningkat. Di Puncak ini banyak pedagang yang menggunakan gas melon.  “Kebutuhan meningkat mengakibatkan barang menjadi susah,” bebernya

Namun begitu, Disdagin terus berupaya agar tidak terjadi kelangkaan, salah satunya dengan mengajukan untuk dibukakan rekomendasi penambahan kuota menjelang Natal dan Tahun Baru.  “Kami sudah membuat rekomendasi kepada Pertamina, kita tetap ingin dipenuhi agar tidak ada kelangkaan,” paparnya.

Meski demikian, pihaknya masih menunggu jawaban dari Pertamina. “Tergantung dari Pertaminanya berapa kuotanya yang akan ditambah, karena mereka punya hitung-hitungannya,” terangnya.

Terpisah, ibu rumah tangga asal Desa Gadog, Rumiati, mengeluhkan harga barang pokok mengalami kenaikan sejak sepekan lalu.  “Wah pada naik ini barang pokok,” keluhnya.

Lanjut dia, sejumlah komoditi pangan yang mengalami kenaikan diantaranya, telur dari 25 ribu pe rkilogram menjadi 30 ribu per kilogram, bawang merah dari 28 ribu menjadi 36 ribu, tomat dari 6 ribu menjadi 15 ribu, cabe dari 32 ribu menjadi 40 ribu, cabe jablay dari 24 ribu menjadi 32 ribu perkilogram, serta bawang putih dari 20 ribu menjadi 28 ribu per kilogram.

** Dede Suhendar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here