Terhimpit Ekonomi, Warga Mekarjaya Nekat Gantung Diri

0

Leuwisadeng l Jurnal Inspirasi

Warga Kampung Mekarjaya, Desa Kalong 1, Kecamatan Leuwisadeng, SR (52) nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Minggu (6/12). Kejadian tersebut dilakukan di dapur rumahnya sekitar pukul 14: 00 WIB.

Warga sekitar pun berdatangan untuk mengetahui langsung aksi nekat bapak 2 anak itu. Petugas Polsek Leuwiliang bersama Babinsa Desa Kalong 1 juga datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“SR melakukan gantung diri dengan menggunakan tali tambang berwarna orange sepanjang 3 meter yang diikat ke palang kayu bangunan di rumahnya di bagian belakang rumah. Kemudian petugas piket dan anggota Koramil Leuwiliang langsung mengevakuasi korban dengan cara melepas ikatan tali tambang,” kata Kanit Reskrim Polsek Leuwiliang Iptu Asep Jamiat kepada wartawan.

Posisi korban, tambah Asep, pada ketinggian sekitar tiga meter selanjutnya korban dibawa ke RSUD Leuwiliang untuk dilakukan autopsi,” ungkapnya.

Menurut keterangan Sekretaris Desa Kalong 1, Yayat Supriatna, SR tadinya berprofesi sebagai ojek online, namun karena sudah dua bulan menganggur lantaran motor miliknya yang biasa digunakan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya itu hilang di kawasan Bogor.

Sebelum mengakhiri aksi nekat itu, kata Yayat, SR terlibat perselisihan dengan Siti Biah yang merupakan istrinya. “Kemungkinan alasan ekonomi, korban bisa senekat itu dengan cara gantung diri,” terang Yayat.

Sementara SR meninggal diketahui oleh tetangga, kemudian istrinya histeris teriak, kemudian warga melaporkan ke pihak desa dan kepolisian.

** Arip Ekon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here