Proyek Jembatan Cidangdeur Tunggu Besi Datang

0

Rumpin l Jurnal Inspirasi

Proyek pembangunan jembatan Cidangdeur Tiga pada pengerjaan jalan Janala Lebak wangi, Kecamatan Rumpin terkendala pengiriman material besi untuk melakukan penyambungan. Musababnya, besi tersebut tidak boleh ada dua sambungan karena akan berdampak ke kualitas karena beban yang begitu berat.

“Jadi awalnya ada yang ngomong katanya proyek ini ditinggalkan, padahal dari awal mulai pengerjaan sampai sekarang tetap beroperasi,” kata penanggungjawab proyek jembatan, Iyan kepada wartawan kemarin.

Bahkan, Iyan mengaku, sejauh ini semua dikerjakan, hanya menunggu pengiriman besi 25  saja. Makanya, sekarang dikerjakan pemasangan batu dulu tinggal malam ini besi 25 datang.

“Kita terkendala pengiriman besi 25 saja, tapi proyek tetap berjalan dengan jumlah pekerja 15 orang, karena waktu masih lama sekitar 40 hari lagi,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa besi jembatan diatas 10 meter jangan sampai ada dua sambungan harusnya satu saja. “Kalau buat jembatan besi dijadikan satu sambungan, dan besi harus yang lurus, kalau dipotong tidak akan kuat bebannya,” cetusnya.

Iyan juga mengungkapkan, pada intinya ada warga yang mengeluh karena tersendat aksesnya akibat jembatan dibongkar, padahal proyek ini membantu bukan merusak.

“Kalau kami bekerja sesuai aturan dan ketika tidak tanggungjawab maka perusahaan saya pasti di blacklist. Untuk anggaran sekitar 1,2 miliar dengan masa waktu 100 hari kerja,” jelasnya.

Sementara itu salah satu perwakilan perusahaan tambang, Wawan mengungkapkan, jarak semakin jauh untuk pengangkutan hasil tambang dari beberapa perusahaan di wilayah Kecamatan Cigudeg sampai Jakarta Timur akibat ada proyek jembatan.

“Selain harus memutar jauh, biaya operasional angkutan lebih mahal. Hal ini, disebabkan karena harus memutar lewat Leuwiliang untuk ke wilayah Kabupaten Bogor juga lewat Parungpanjang,” pungkasnya.

** Arip Ekon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here