Pemain Napoli Kenakan Nomor 10 Kenang Maradona

0
86

Naples | Jurnal Inspirasi

Jersey bernomor punggung 10 dan bertuliskan nama Maradona serempak dipakai pemain Napoli sebelum kickoff pertandingan Liga Europa melawan HNK Rijeka, Jumat (27/11) WIB. Langkah itu merupakan bentuk penghormatan kepada Diego Maradona yang sudah dianggap pahlawan bagi penduduk Naples, demikian dalam laman resmi UEFA.


Sebelum laga dimulai, Videotron di Stadion San Paolo, yang kini resmi berganti nama menjadi Stadion San Paolo-Maradona, menampilkan wajah sang pesepak bola legendaris Argentina kemudian kedua tim mengheningkan cipta.

Wajah Napoli tak bisa dilepaskan dari sosok Maradona. Didatangkan dari Barcelona, Maradona menjadi bintang di Naples dengan menyumbangkan berbagai trofi yakni Scudetto Serie A 1986-1987 dan 1989-1990, Coppa Italia 1986-1987, UEFA Cup (kini Europa League) 1988-1989 serta Supercoppa Italiana 1990.

Sebelum kedatangan Maradona, Napoli merupakan klub medioker di tengah perwajahan kota yang kumuh, miskin, dan penuh dengan konflik. Maradona lantas membuat Naples bergeliat memperbaiki diri.

Tujuh tahun berseragam biru langit, Napoli akhirnya mampu menyejajarkan diri dengan klub simbol kemapanan sepak bola Italia semacam Juventus, AC Milan, dan Inter Milan.

Menariknya, ketika timnas Argentina yang diperkuat Maradona bertemu Italia di Napoli pada Piala Dunia 1990, beberapa pendukung tuan rumah melakukan hal yang tidak terpikirkan dengan bersorak mendukung negara Amerika Selatan itu.

Seperti diketahui, Maradona meninggal dunia akibat jantung di rumahnya, Rabu (25/11) malam WIB. Mantan pemain Barcelona dan Napoli ini meninggal di usia 60 tahun. Pada awal November tahun ini, Maradona sempat dibawa ke rumah sakit. Setelah menjalani pemeriksaan di klinik Olivos, Ipensa Sanatorium di La Plata, Argentina, Maradona harus dioperasi pada Selasa (3/11) waktu setempat, berdasarkan hasil CT scan yang menemukan adanya hematoma subdural.

Hematoma subdural adalah kumpulan darah di permukaan otak, tepatnya di antara dua lapisan pelindung otak, yakni dura mater dan arachnoid. Penyebab gumpalan darah biasanya muncul akibat benturan atau pukulan keras di kepala.

Operasi tersebut sejatinya berjalan lancar. Dia lantas mendapatkan izin untuk pulang ke rumah pada pertengahan November. Sejak saat itu tak ada lagi kabar terkait kondisi kesehatan Maradona hingga akhirnya berita duka yang muncul. Kepergian Maradona menjadi pukulan untuk negara Argentina. Maradona sempat berhasil mengantarkan Albiceleste meraih trofi Piala Dunia 1986 di Meksiko.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap Diego Maradona, pemerintah Argentina menetapkan tiga hari berkabung nasional. Presiden Argentina Alberto Fernandez bahkan langsung mengunggah foto bersama Maradona.

“Kamu membawa kami ke tempat tertinggi di dunia. Kamu membuat kami luar biasa bahagia. Kamu adalah yang terbaik dari semua. Terima kasih telah hadir, Diego. Kami akan merindukanmu di sisa hidup kami,” tulis Presiden Argentina.

Klub Liga Italia, Napoli, juga terpukul dengan kepergian Maradona. Partenopei berhasil dibawa Maradona berkibar di Eropa setelah dua kali merajai Liga Italia dan sekali juara Piala UEFA.

**ass/rmol

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here