Putus Mata Rantai Covid-19, Lapas Gunung Sindur Swab Test ASN dan WBP

0
77

Gunung Sindur | Jurnal Inspirasi

Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIA Gunung Sindur mengadakan swab test kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) secara serentak bersama ASN Unit Utama dan Lapas/Rutan di wilayah Jabodetabek, Kamis (26/11).

Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, Bambang Rantam menyampaikan, bahwasannya Kementerian Hukum dan HAM RI telah memiliki pemetaan pemutusan penularan covid-19 pada setiap satuan kerja Kementerian Hukum dan HAM di seluruh Indonesia untuk mengetahui pandemi Covid-19.

Kegiatan yang juga diikuti secara virtual  oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yassona Laoly, itu bahwa ia  menyampaikan kegiatan swab test merupakan deteksi dini untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19 di Lapas/Rutan dengan penerapan 3T (Tracing, Testing, Treatment).

“Dan penerapan perilaku 3M (Menggunakan Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak),” kata Yassona dalam keterangan virtualnya.

Kepala BNPB, Doni Manardo pun menyampaikan bahwa  ia menyambut baik atas pelaksanaan swab test dalam memutus mata rantai pandemi Covid-19 di Kementerian Hukum dan HAM RI pada Lapas dan Rutan.

“Oleh karenanya kegiatan tersebut kiranya dapat diikuti oleh Kementerian atau lembaga lainnya,” kata Doni yang juga dalam keterangan virtual.

Kegiatan swab tes ini diikuti oleh seluruh ASN Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur berjumlah 94 orang, WBP berjumlah 746 orang, Mitra Koperasi dan Office Boy berjumlah 4 orang, dan anggota Brimob berjumlah 21 orang yang bertugas di Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur.

Swab test untuk mengetahui dan memutuskan mata rantai pandemi Covid-19 di Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur,  menjaga performa dalam pelaksanaan tugas, dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

** Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here