Jalan Belum Digunakan Sudah Ada yang Retak

0
108

Citeureup | Jurnal Inspirasi

Peningkatan jalan Citeureup-Sukamakmur meskipun belum digunakan sudah ada yang retak.  Jalan beton yang dikerjakan oleh PT. Rehulina Pinta Jaya memakan anggaran sebesar Rp 5.272.673.000 dengan  masa waktu kerja 90 hari.

Tedi, masyarakat yang melintas mengatakan, pekerjaan jalan ini terbilang lamban karena mulai kerja 21 September tapi sekarang kondisinya baru dikerjakan beberapa meter saja, sudah tampak banyak yang retak dan pecah padahal belum dilintasi oleh kendaraan.

“Aneh sih anggaran 5 miliar tapi kualitas betonnya belum dipakai udah retak dan pecah,” kata Tedi, Senin (23/11).

Ia menambahkan, sebagian badan jalan yang sudah dibeton dan sebelumnya digali untuk dilebarkan hanya sebagian yang dilakukan pemadatan. Sedangkan sebagiannya cuma diuruk dengan batu kali yang kemudian diguyur LC (lapisan dasar) sebelum dilakukan pengerasan oleh beton.

“Saya cuma memperhatikan saja memang saya awam, tapi kenapa bagian pinggir jalan yang masing-masing 30 cm digali kemudian hanya sebagian yang dipadatkan kembali, yang lainnya cuma diuruk sama batu kali belah kemudian diguyur lapisan dasar sebelum akhirnya dibeton,” kata Tedi.

Saat dikonfirmasi Jurnal Bogor, pelaksana proyek selalu tidak ada ditempat, dan saat ditanya kepada pekerja juga tidak ada yang tahu. “Suka dateng tapi saya tidak tau namanya,” kata pekerja yang enggan menyebutkan namanya.

** Nay Nur’ain

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here