DLH Resmikan BUMDes Gerbang Emas

0

Nanggung l Jurnal Inspirasi

Dinas lingkungan hidup (DLH) Kabupaten Bogor meresmikan bank sampah Gerakan Bangun Ekonomi Masyarakat (Gerbang Emas) yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dibawah naungan Pemerintah Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung.

“Dengan diresmikannya lahan yang dijadikan tempat bank sampah  tentu saja kami mensupport, dan memfasilitasi demi terwujudnya program ekonomi di masyarakat.” Tinggal kami mengawal untuk kemandirian BUMdes hingga nanti tercapai target,” kata Kepala Desa Nanggung, Muhamad Sodik, kepada wartawan, kemarin

“Pihak DLH meresmikan BUMDes Gerbang Emas  kita akan kawal terkait kemandirian BUMDes mudah-mudah bisa mencapai target. Sejauh mana mereka mensosialisasikan keberadaan dan fungsi dari BUMDes ini,” ucapnya.

Menurutnya keberadaan BUMDes dan bank sampah ini harus memberikan edukasi  dimasyarakat. “Tujuannya untuk berupaya memberikan perubahan karakter masyarakat demi tercapai apa yang diharapkan,” ujarnya.

Ia mengatakan, pengelolaan bank sampah ini, selain dikelola BUMDes, pihaknya juga melibatkan para pengurus RT, RW di masing masing wilayah. “Agar semua bisa merasakan dari program bank sampah baik itu karang taruna, tokoh masyarakat semua ikut terlibat,” tukasnya.

“Agar sosialisasi ini bisa terserap hingga ke tingkat bawah   pihaknya membuka unit di tingkat  RT, maka itu saat ini yang  butuhkan gerobak motor untuk pengangkut sampah.  Adanya gerobak tersebut agar lebih efisien dan bisa mengangkut sampah kemudian bisa langsung di pilah dilokasi,” tandasnya.

Sementara sampah-sampah yang telah dipilah bisa dijual ke agen-agen lokal setempat, ketika kuota sampahnya lebih banyak dan  memungkinkan, bisa dijual ke agen tingkat Kabupaten Bogor. “Untuk itu, kedepan ada harapan dan bertujuan untuk daur ulang dengan ada mesin dan teknologinya,” kata dia.

“Kami harap ketika program tersebut sudah bisa mendaur ulang sampah sendiri, akan tetapi untuk ke hal seperti itu kami butuh mesin dan tekniknya. Sementara ini dilihat dulu sejauh mana tingkat pencapaiannya, karena pihak desa juga saat ini belum bisa memberikan permodalan, sementara ini modal yang digunakan secara mandiri dari BUMDes,” pungkasnya.

** Arip Ekon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here