Habib Rizieq Akhirnya Pulang

0
240

Jakarta | Jurnal Inspirasi

Habib Rizieq Shihab akhirnya pulang ke Tanah Air, Selasa (10/11), setelah menetap selama 3,5 tahun di Arab Saudi. Habib Rizieq meninggalkan Indonesia pada 2017 saat kasus dugaan chat pornografinya bersama Firza Husein menyeruak. Saat itu Habib Rizieq ditetapkan tersangka oleh Polda Metro Jaya, kemudian dihentikan atau SP3 karena tak ada bukti yang kuat.

Kepastian kepulangan Rizieq dikatakan Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Munarman. Imam Besar FPI itu bertolak dari Arab Saudi pada Senin, 9 November 2020, pukul 19.30 WIB waktu setempat. “Selasa, 10 November 2020 pukul 09.00 WIB (Habib Rizieq) tiba di terminal 3 bandara Soekarno-Hatta dan langsung melanjutkan perjalanan menuju kediamannya di Petamburan, Jakarta Pusat. Ia akan beristirahat di rumahnya,” kata Munarman, Senin (9/11).

Pengacara Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro juga menjelaskan bahwa Rizieq sudah dalam perjalanan ke bandara Jeddah untuk memulai perjalanan kembali ke Indonesia. Ini adalah kepulangan pertama Rizieq ke Indonesia, setelah 6 kali dikabarkan pulang, namun tak kunjung terlaksana. Sugito menjelaskan selama ini kliennya selalu ingin pulang ke Indonesia, tapi ada hambatan masalah keimigrasian.

“Saya duga kuat bahwa kenapa dia dicekal oleh Arab Saudi, yang dia sebenarnya adalah bukan warga negara Saudi, saya kira ada informasi yang dikirim dari Jakarta ke Saudi yang memojokkan atau menyudutkan Habib Rizieq, seakan-akan bermasalah hukum jadi tidak bisa pulang ke Indonesia,” jelas Sugito, Senin (9/11).

Akan tetapi, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD membantahnya. Dia menegaskan pemerintah sama sekali tak menghalangi kepulangan Rizieq dari Arab Saudi.

Menurutnya, Rizieq mempunyai hak hukum dan kewajiban hukum yang sama seperti warga negara lainnya, sehingga kepulangannya adalah hak yang harus dilindungi. “Karena dulu juga waktu pergi, kita berikan haknya untuk pergi bukan karena kita minta untuk pergi. Sekarang mau pulang kita berikan haknya untuk pulang, karena dia adalah warga negara yang hak-haknya harus dilindungi,” ujar Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (9/11) menanggapi rencana kepulangan Rizieq.

Dalam pengumuman resmi kepulangannya pekan lalu, Rizieq mengaku sejumlah agenda telah menanti setibanya ia di Indonesia. Antara lain, ia akan menghadiri perayaan Maulid Nabi dan menikahkan putri keempatnya, Najwa Shihab, pada akhir pekan ini. Habib Rizieq juga akan ke Markas Syariah di Megamendung, Kabupaten Bogor. Di sana, Habib Rizieq akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Markaz Syariah dan menyelenggarakan shalat Jumat. 

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menyarankan kepada pemerintah untuk tak terlalu berlebihan menyikapi kepulangan Habib Rizieq. Menurut Pangi, meski kehadiran HRS di Tanah Air akan tetap konsisten sebagai oposisi Jokowi, tapi menurutnya, jika pemerintah sudah berbuat adil sesuai kontitusi maka tak perlu khawatir. “Kenapa harus khawatir, pemerintah enggak perlu khawatir dengan kritik keras dan pedas dari tokoh ulama dan masyarakat. Itu hal yang lumrah, kenapa harus khawatir dengan kembalinya Habib Rizieq,” kata Pangi, Senin (9/11). 

Maka itu, para pembantu presiden juga tak perlu membuat narasi yang terkesan menyudutkan Habib Rizieq. Pangi mengaku menyayangkan statmen dari Dubes RI untuk Arab Saudi yang menyebut kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia karena deportasi sehingga Habib Rizieq tak perlu malu mengakui hal tersebut. 

Lebih lanjut Pangi menilai, kritikan pedas dari tokoh agama dan ulama sebenarnya bagus dan bisa menjadi vitamin bagi pemerintah, ketimbang presiden hanya selalu merindukan kabar asal bapak senang. “Ini yang justru membahayakan pemerintahan karena terhentinya aliran kritik segar yang selalu tak bosan dan jenuh untuk mengingatkan dan mengoreksi kiblat jalannya pemerintahan,” pungkas dia.

Sementara massa FPI dari sejumlah daerah akan menyambut kedatangan Habib Rizieq. Warga Ciamis misalnya, yang tergabung dalam beberapa organisasi Islam berangkat ke Jakarta. Mereka berangkat untuk menyambut kepulangan Habib Rizieq.

Massa berkumpul di Halaman Masjid Agung Ciamis, Senin (9/11) sore. Sebelum keberangkatan dilakukan pembekalan oleh panitia keberangkatan. “Kaum muslimin dan muslimat dari berbagai elemen masyarakat, LPI, MPI, Biker Subuhan dan organisasi lainnya berangkat ke Jakarta untuk menyambut kedatangan Imam besar Habib Rizieq,” ujar Koordinator Keberangkatan Wawan Malik Marwan disela persiapan keberangkatan.

Wawan menyebut, pihaknya menyiapkan 12 Bus dengan penumpang full 50 orang setiap orang. Ditambah 10 mobil kecil dan beberapa yang telah berangkat terlebih dulu ke Jakarta. Begitu juga dengan daerah lainnya. Ribuan FPI Kabupaten Sukabumi bersama anggota ormas lainnya berangkat ke Jakarta untuk menyambut kepulangan Habib Rizieq. Keberangkatan mereka dilakukan secara bergelombang tanpa adanya mobilisasi.

** ass

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here