Program Kerja Widyaiswara Harus Dukung Program Utama Kementan

0
91

Ciawi | Jurnal Inspirasi

Widyaiswara Kementerian Pertanian (kementan) diharapkan menyusun program kerja yang sejalan dengan program utama Kementan termasuk program “Food Estate” yang saat ini jadi program di Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP).

Demikian disampaikan Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Bustanul Arifin Caya, dalam pembukaan Rapat Kerja Asosiasi Profesi Widyaiswara (APWI) Kementan, Rabu (4/11).

“Program yang dibuat nantinya merupakan program yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani, mendukung ekspor serta Kostratani Tentu juga  dapat besinergi dengan pendidikan latihan dan penyuluhan,” ujarnya.

Dalam hal peningkatan kompetensi Bustanul menekankan agar Widyaiswara memanfaatkan capacity building, sehingga daya saing Widyaiswara meningkat dan memiliki kemampuan update sesuai keadaan sekarang.

Dalam kesempatan yang sama, Juniawan Ketua APWI Kementan menuturkan penyusunan program kerja APWI, membutuhkan kontribusi dari seluruh Widyaiswara dengan kompetensi yang dimiliki guna mendukung program-program Kementan serta meningkatkan daya saing SDM pertanian.

Turut memberikan sambutan BudhiarsoTeguh Wibowo Ketua APWI Nasional. Ia menegaskan bahwa APWI merupakan suatu Rebranding yang menjadi lompatan dalam rangka pengambilan langkah strategis serta  meningkatkan kinerja dan profesionalisme Widyaiswara.

Dihadiri seluruh Widyaiswara Kementan dan Kepala Balai UPT Kementan  dilaksanakan selama satu hari. Raker dijadwalkan akan memfasilitasi diskusi,  masukan dan saran dari para Widyaiswara guna menghasilkan program kerja APWI KP yang sesuai dengan visi, misi dan program kerja Kementan.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) telah mencanangkan program utama pembangunan pertanian dalam upaya mewujudkan pembangunan pertanian Indonesia yang Maju, Mandiri dan Modern.

Mendukung hal tersebut, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan telah menyiapkan tiga    program aksi gerakan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani),penyuluhan pendidikan vokasi dan pelatihan mendukung petani pengusaha milenial, serta penyuluhan pendidikan vokasi dan pelatihan mendukung program utama Kementan.

Untuk mendukung program aksi tersebut Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi mengatakan BPPSDMP ditopang tiga pilar utama yakni   Pusat Pelatihan Pertanian, Pusat Penyuluhan Pertanian dan Pusat Pendidikan dimana masing-masing pilar tersebut mempunyai widyaiswara, dosen dan penyuluh yang masing-masing komposisi tersebut harus kuat, tangguh, dan tahan banting menghadapi situasi apapun.

** Fadya/Regi/PPMKP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here