Kerupuk Kulit Asal Dramaga Rambah Luar Jabodetabek

0
145

Harga Grosir, Kualitas Bahan dan Rasa Terjaga

Dramaga | Jurnal Inspirasi

Kerupuk kulit renyah dan enak produk UMKM asal Cibanteng Proyek, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor ini telah merambah ke luar Jabodetabek. Sang pemilik usaha, Kholil memproduksi 15 ton kulit sapi setiap bulannya yang menghasilkan 4,5 ton kerupuk kulit siap jual. Kulit sapi diambilnya dari 4 tempat penjagalan yaitu Leuwiliang, Canari, Bubulak dan Parung.

“Selain disini dan Jabodetabek, kerupuk kulit kami pasok keluar daerah juga karena ada selisih harga,” ujar Kholil kepada Jurnal Bogor di tempat produksinya, Rabu (4/11).

Kholil menyediakan dua jenis kerupuk kulit yaitu yang setengah jadi yakni kerupuk kulitnya perlu digoreng lagi dan kerupuk kulit yang sudah jadi dan siap dimakan dengan varian rasa original dan yang sudah diberi bumbu. Jika di Jabodetabek harga per kilogramnya paling tinggi Rp 90 ribu, maka di luar Jabodetabek harganya bisa diatas Rp 100 ribu.

“Jika ada yang berani bayar lebih mahal kenapa tidak kita pasok. Produk kami memang dijaga kualitasnya, kalau yang lain hanya mengejar kerupuk tampak mengembang tapi cepat gembos. Nah, disini kualitas bahan dan rasa kerupuk kami jaga, serta bebas bahan kimia,” ujarnya.

Selain itu, kerupuk produksinya dia jual juga dengan harga grosir dengan harapan jika ada yang menjualnya lagi masih bisa mendapatkan untung. Di Bogor, kerupuk kulit yang diproduksi sejak tahun 2000 ini tak diragukan lagi eksistensinya dan tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19 ini. Kerupuknya bisa dijadikan cemilan, penambah citarasa soto dan lain sebagainya.

Selain membuat kerupuk kulit, Kholil juga menjual dompet, tas, sandal dan jaket yang terbuat dari kulit. Pembuatannya dilakukan bersama mitra kerjanya yang dipasok ke toko-toko. Informasi mengenai kerupuk kulit dan produk berbahan kulit lainnya, 0812 1015 1414 atau 08777 0677 990.

** Asep Saepudin Sayyev

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here