Jasad Guru Ngaji Ditemukan di Dalam Sumur

0
165

Cibinong | Jurnal Inspirasi

Seorang guru mengaji perempuan asal Kelurahan Ciriung RT3 RW4, Kecamatan Cibinong, Atikotul Mahya (28) ditemukan tewas di dalam sumur yang berada di kediamannya, Selasa (3/11) pagi. Atikotul Mahya yang merupakan seorang guru Tempat Pengajian Anak (TPA) itu dilaporkan hilang sejak Minggu (1/11) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Jasad perempuan yang akrab disapa Bunda Maya itu, pertama kali ditemukan oleh Mulyadi (42) seorang tukang ledeng, yang diminta oleh suami korban, M Kurniawan lantaran merasa ada bau tak sedap pada air di rumahnya.

“Sumurnya mah masih tertutup oleh beton tadi. Tetapi, saya belum turun, saya senter dulu ke dalam sumur. Saya yakin banget itu manusia. Akhirnya enggak jadi turun saya langsung lapor ke suaminya dan lapor ke RT,” uja Mulyadi kepada Wartawan, kemarin.

Ia menjelaskan, setelah melihat ada sosok mayat di dalam sumur, dirinya juga menemukan ada bercak darah yang sudah mengering di sekitar sumur, seperti paralon. “Kayaknya ada luka. Soalnya ada bekas darah,” katanya.

Jasad Bunda Maya dievakuasi oleh tim rescue Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, sekitar pukul 10.30 WIB. Ketika dievakuasi, tidak ada pakaian pada tubuh korban.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cibinong AKP Yunli Pengestu menerangkan, penyebab kematian guru ngaji tersebut masih diselidiki. Jasad korban sudah dibawa ke RS Polri untuk diautopsi. “Olah TKP sudah kita lakukan. Sudah selesai. Penyebabnya masih belum diketahui. Tapi sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati,” kata AKP Yunli.

Polisi juga belum bisa mengonfirmasi adanya luka atau bekas pukulan pada tubuh korban, maupun adanya dugaan pembunuhan pada kematian korban bernama AM (28) tersebut. “Belum, kami belu tahu. Tapi berdasarkan keterangan dari keluarga, korban baru pulang dari acara Maulid Nabi di masjid dekat rumah tinggalnya,” tandasnya.

** Noverando H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here