Warga Cibir Oligarki Ala Desa Cibadak

0
343
Nama-nama bakal calon yang dipasang dispanduk.

Ciampea | Jurnal Inspirasi

Sejumlah warga Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea mencibir majunya bakal calon kepala desa yang terkesan oligarki, dimana setelah jabatan Endang Suryana berakhir setelah dua periode, kini istrinya, Liya Muliya maju mencalonkan diri. Pasalnya, di Desa Cibadak dinilai tak ada perubahan lebih baik di mata masyarakat.

Pipanisasi tidak ada airnya.

“Saluran irigasi terbengkalai, program air bersih dengan pipanisasi juga sama tidak ada airnya. Jadi apa yang diharapkan, jalan juga rusak,” ujar salah satu warga.

Tak hanya itu, meskipun sudah ada edaran dari Sekda Kabupaten Bogor nomor 141-1/1123-DPMD/2019 mengenai persyaratan bakal calon yang didalamnya ada imbauan netralitas aparatur desa, termasuk BPD, RT/RW, LPM, Karang Taruna, PKK, Posyandu dan Linmas, namun warga meragukan netralitas tersebut.

“Aparatur banyak yang masih kerabat dari Kades sebelumnya. Bahkan di beberapa kesempatan Liya Muliya menyinggung bakal calon lain, tong hayang nyaralon mun teu boga 2 miliar mah (jangan mau nyalon kalau tidak punya uang 2 miliar-red),” ujar warga yang identitasnya minta dirahasiakan.

Liya Muliya sendiri belum bisa dikonfirmasi perihal tersebut. Namun calon yang lain, Karyama mengharapkan warga agar tak tergiur dengan iming-iming dan bisa memilih dengan hati nuraninya. Karyama sendiri telah menyiapkan visi misi yang menurutnya akan membawa Desa Cibadak lebih baik. Salah satunya mendukung Pancakarsa dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Saluran irigasi tidak ada airnya dan dipenuhi sampah.

“Kesejahteraan warga disini masih perlu ditingkatkan, makanya perlu menggali segenap potensi yang ada. Bumdes harus dikelola dengan baik agar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, begitu juga dengan program-program desa yang mengarah kepada kesejahteraan, tentu nanti ada program kesehatan, pendidikan dan yang lainnya,” kata dia.

Sementara bakal calon di Desa Cibadak yakni Karyama, Ahmad Badawi, Liya Muliya, Maryono, E.Kusmayadi, Badri Efendi dan Syamsul Bahri.

** ass

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here