DBD Serang Warga Desa Cicadas

0

Ciampea l Jurnal Inspirasi

Warga kampung Cibuntu Tengah di lingkungan RW 05, Desa Cicadas, Kecamatan Ciampea diserang demam berdarah dengue atau DBD. Sekretaris Desa Cicadas, Indra Hermawan mengatakan, warga yang terkena DBD sebanyak 3 orang.” Satu orang yang baru dilaporkan dua orang lagi masih menunggu datanya,” kata Indra, Senin (26/10).

Pihak desa kata dia, langsung gerak cepat alias gercep melakukan penanganan serta pendataan yang kemudian untuk dilaporkan ke pihak terkait. ” Nanti untuk difogging atau tidaknya kami segera laporkan ke Puskesmas atau ke pihak kecamatan,” paparnya.

Kepala Puskesmas Ciampea Udik yang membawahi empat Desa di wilayah itu, dr Franky membenarkan adanya warga Kampung Cibuntutengah yang terserang DBD. ”  Ada 3 orang yang terkena DBD, laporan ini didapat dari warga sejak Jumat (23/10),” tuturnya.

Dalam hal ini, ucap Franky sudah ditangani sebelumnya dan dirawat di rumah sakit,” kata dr Franky melalui selulernya. Kondisi korban, kata dr Franky, saat ini sudah mulai membaik.

“Petugas kami (Puskesmas,red), telah melakukan cek jentik (Jumantik) akan tetapi di lokasi tersebut tidak ditemukan adanya jentik nyamuk, termasuk sumber potensi genangan air pun tidak ditemukan. Namun bisa saja yang menjadi korban DBD itu, terkena gigitan nyamuknya di wilayah lain,” ungkapnya.

Menurut Franky, karena memang tidak ditemukan adanya sumber jentik yang menjadi dasar warga terserang penyakit DBD, sementara waktu tidak dilakukan fogging.

“Paling kita lakukan penyuluhan 3 M yakni, menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas yang berpotensi tergenangnya air hujan. Atau  bisa juga dilakukannya kerjabakti dengan melibatkan Pemdes setempat dan para petugas RT,” pungkasnya.

**Arip Ekon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here