Direspon Dinas PUPR, Irigasi Kali Cicaung 2 Kali Dicek

0
103

Leuwisadeng | Jurnal Inspirasi

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor merespon perihal bangunan irigasi di Kampung Kalong Jalan RT 01 RW 01 Desa Kalong 2, Kecamatan Leuwisadeng yang dikeluhkan petani yang kini kondisinya sudah lapuk dan sering jebol.

Survei kali ini, Dinas PUPR mendatangkan Satgas Sumber Daya Air untuk melakukan pengecekan  kondisi bangunan kali Cicaung secara detail.” Kalau saya simpulkan kondisi bangunan irigasi kali Cicaung hampir seluruhnya sudah lapuk dan mengalami kemiringan,” kata Satgas SDA pada Dinas PUPR  Padil Rahmatulah, kepada Jurnal Bogor, Rabu (21/10).

Menurutnya, wajar saja irigasi ini sering jebol, karena bangunannya sudah tua sehingga mudah rapuh. “Hanya saja pada bagian pondasi bendungan yang masih terlihat kokoh, tetapi sebagian besar bangunan irigasi itu sudah pada hancur” terang Padil.

Maka itu, usulan dari UPT Insfrastruktur wilayah IV yang disampaikan Dinas PUPR, Satgas SDA diperintahkan langsung oleh Kasie Dinas PUPR bagian penangan irigasi untuk mengecek secara detail keberadaan bangunan irigasi tersebut. “Nanti kami sampaikan hasil dari pada pengecekan tersebut, ini salah satu respon yang disampaikan UPT yang berada di wilayah,” tukasnya.

Lanjut Padil menambahkan, mengingat keberadaan bangunan irigasi ini penting untuk kemajuan ketahanan pangan, mudah mudahan tahun 2021 bisa dibangun secara permanen.

Sementara, Pjs Kepala Desa Kalong 2, Engkos Kosasih ihwal bangunan irigasi yang dikeluhkan petani karena sering jebol pihak Dinas PUPR melaui Satgas SDA menyarankan untuk dibuatnya usulan rehabiliatasi saluran irigasi secara tertulis ke UPT pengairan yang berkantor di perumahan Dramaga Pratama Kecamatan Ciampea. “Usulan perbaikan pemeliharaan dan perawatan saluran irigasi Cicaung  tersebut nantinya akan ditangani pihak UPT Pengairan  sepanjang 300 meter.

Dipastikan, kata Engkos, surat yang akan ditujukan ke UPT Pengairan untuk rehabilitasi saluran air, pada Kamis (22/10) sudah harus disampaikan. “Kalau untuk bangunan salurannya kemungkunan dilakukan rehabilitasi, tetapi untuk bangunan pada bendungannya berharap dibangun secara total permanen,” harap Engkos.

“Kami berharap karena irigasi ini sangat dibutuhkan warga petani, mudah mudahan segera ada realisasinya. Termasuk kami usulkan untuk pembangunan TPT kali Cipicung yang berlokasi di Kampung Kalong Jalan RT 04 RW 01 sepanjang 500 meter.  Karena wilayah itu sering diterjang longsor ditambah ketika hujan  rumah warga tergenang banjir, maka itu TPT juga kami usulkan,” pungkasnya.

**Arip Ekon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here