Besikalori, Perjalanan Waktu dan Usia Melawan Penatnya Rutinitas

0
62

Bogor | Jurnal Inspirasi

Dimasa pandemi seperti ini membuat segala kegiatan serba terasa dibatasi, apapun yang dilakukan seolah memberi dampak terhadap kesehatan mental dan tubuh. Demi menarik kembali sepenggal pengalaman dari beberapa yang pernah dialami oleh segelintir orang, dan melarikan besi tua dari kemungkinan-kemungkinan kecil yang lahir dari perselisihan kaum kapitalis, beberapa pemuda berinisatif memulai kembali mengayuh besi tuanya.

Besikalori, nama yang tercipta dari dasar keresahan pemuda di tahun 2020 yang ingin kembali menikmati sepeda besi tua, kemudian terpikir kembali menggunakan nama “besikal” untuk sebutan sepeda mereka tetapi ingin juga merasakan atmosfer membakar kalori yang ada didalam tubuh saat bersepeda. Besikalori, gabungan dua kata menjadi satu “besi” dan “kalori” menemani kayuhan dua kaki para pemuda saat bersepeda berkeliling Kota Bogor.

Mobilitas alternatif terkini, ketika pandemi melanda seluruh penghidupan yang ada. Namun, semua itu terkalahkan oleh emosional yang melekat pada muda-mudi menjadi langkah pertama untuk mengurangi serangan pandemi berikut penghematan sumber daya minyak bumi dan mengurangi polusi.

Pemilihan sepeda Federal adalah salah satu tujuan utama untuk menyelamatkan sisa-sisa peninggalan besi tua buatan Indonesia, ingin terlihat berbeda dari segi fashion dan passion pesepeda lain. Besikalori lebih dominan dengan penggunaan sepeda Federal buatan Indonesia tersebut.

Sarana transportasi yang dibuat sebagai harian dan lebih tepatnya untuk menikmati liburan, saat situasi sulit seperti ini terkadang memberi dampak positif bahwa membangun Commuter Bike tidak perlu mengocek dana yang besar, cukup dengan kesederhanaan dan kenyamanan.

Aktivitas akhir pekan menjadi incaran para besikal untuk memanjakan emosional. Setelah semuanya membeludak dalam pikiran maka jalan satu-satunya yaitu mengayuh dengan dua pedal menelusuri bukit dan bebatuan turun dan naik yang terus di ulang sampai menemukan tempat yang rindang. Sebagai arsip digital, kegiatan Besikalori diunggah ke dalam Instagram @besikalori yang bertujuan mengenang kehidupan fana ditengah pandemi ini.

** Handika Maulia [MG]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here