Warga Ciletuh Kesal, MNC Land Kembali Didemo

0
180

Cigombong | Jurnal Inspirasi

Proyek MNC Land di Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor didemo lagi. Aksi massa warga Kampung Ciletuh, Desa Wates Jaya kali ini, mendapat simpati dari unsur mahasiswa yang tergabung kedalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dengan ikut turun melakukan orasi di depan pintu masuk MNC Land Lido.

Selain dari PMII Universitas Pakuan, aksi yang dimulai pukul 09.00 WIB itu, mendapat dukungan dari unsur organisasi masyarakat lain. Pantauan di lokasi demo, aparat kepolisian dari Polsek Cigombong melakukan penjagaan ketat agar aksi warga, mahasiswa dan unsur organisasi yang bergabung berjalan aman dan kondusif.

Namun sayangnya, saat aksi sejumlah pendemo terlihat tidak mengikuti protokol kesehatan, karena tidak menjaga jarak serta ada yang tidak menggunakan masker. Koordinator lapangan (Korlap) aksi massa dari PMII Universitas Pakuan, Muhammad Wahab Sunandar mengatakan, demo sekarang merupakan aksi lanjutan warga Kampung Ciletuh Desa Wates Jaya terhadap pengusaha MNC Land. Karena, selama kurun waktu tujuh tahun warga Ciletuh dibawah bayang-bayang penindasan.

 “Sebelumnya warga sudah melakukan aksi seperti sekarang, tapi hingga saat ini apa yang menjadi tuntutan warga tidak direalisasikan pihak MNC Land,” ungkapnya kepada wartawan usai orasi.

Menurutnya, ada tiga tuntutan warga yang belum direalisasikan pengusaha, yakni menuntut pihak PT MNC Land melakukan ganti rugi atas tanah garapan warga yang belum ada sampai sekarang, mengusut tuntas dugaan manipulasi izin lokasi yang dilakukan PT MNC Land dan menuntut legalisasi pemakaman umum warga Ciletuh.

 “Tiga tuntutan itu yang kita sampaikan di aksi ini. Karena hak warga sudah dirampas oleh pihak MNC,” papar Muhammad yang juga sebagai Ketua PMII Universitas Pakuan.

Muhammad menyatakan, PMII akan terus melakukan pembelaan terhadap warga Kampung Ciletuh yang haknya dirampas dan tertindas. Sehingga, aksi massa akan terus dilaksanakan sampai ada kesepakatan antara warga dengan pihak pengusaha. “Jadi kami akan kawal terus warga sampai apa yang menjadi haknya diberikan pihak MNC,” tegasnya.

Jajang Mulyadi, salah seorang Ketua Rukun Warga (RW) di Kampung Ciletuh, Desa Wates Jaya menegaskan, aksi demo ini sebagai bentuk kekesalan warga terhadap pengusaha. Dengan begitu, warga akan terus melakukan aksi demo apa bila dari pihak MNC Land tidak merealisasikan ketiga tuntutan tersebut.  “Kami sebagai warga pastinya akan terus menuntut hak kepada pengusaha sampai tuntas,” tukasnya.

Saat melakukan aksi massa, pendemo membentangkan spanduk dan membawa poster poto Presiden Amerika, Donald Trump yang sedang berpoto bersama pemilik MNC, Harry Tanoe Sudibyo bertuliskan kata-kata bentuk kekesalan warga.

Tak hanya itu, para pendemo juga membawa dua keranda mayat sebagai bentuk protes terhadap pengusaha MNC Land. Dimana pengusaha akan menggusur tempat pemakaman umum (TPU) warga yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda.

** Dede Suhendar/Deny

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here