Tanah Longsor di Megamendung Ancam Warga dan Pengendara

0

Megamendung | Jurnal Inspirasi

Sejumlah rumah yang dihuni oleh puluhan kepala keluarga di Kampung Cihanjawar 2/1, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, kondisi keselamatannya kini dalam bahaya. Hal ini karena rumah-rumah warga yang berada ditepi jalan alternatif Cikopo Selatan ini berdiri diatas ketinggian. Tebing yang dijadikan pemukiman tersebut mencapai 10 meter yang kondisi tanahnya mulai mengalami longsor.

Sejak 3 tahun ini di setiap musim hujan, lokasi di kawasan tersebut selalu longsor hingga beberapa rumah sudah mengalami ambruk akibat tanahnya tergerus. Kini, rumah-rumah lain dalam kondisi bahaya. “Itu yang ditutupi terpal merupakan longsor yang belum lama terjadi. Kalau tidak salah waktu turun hujan besar beberapa hari kebelakang. Kami khawatir kepada warga disana khususnya mereka yang rumahnya berdiri di tepian tebing,” ujar Asep (55), warga setempat.

Selain mengancam keselamatan warga dan kerugian materil, juga mengancam terhadap para pengendara yang melintas. Karena, tebingan setinggi 10 meteran tersebut kondisi tanahnya rapuh. Beberapa pengendara sempat dibuat kaget, disaat melintas di lokasi yang jalannya menikung itu tiba-tiba batu sebesar ember jatuh menggelinding ke badan jalan.

“Waktu itu sedang turun hujan gerimis,  disaat melewati tikungan yang ada tebingan itu meluncur batu ke badan jalan. Beruntung, batu yang sebesar ember itu meluncur lebih dulu menyebrangi badan jalan. Guna melindungi warga yang bermukim disana juga kepada keselamatan para pengendara, pemerintah perlu turun tangan untuk membuatkan tembok penahan tebing. Karena, jika hal ini dibiarkan sangat berbahaya bagi keselamatan nyawa manusia,” kata Heri, warga Megamendung.

** Dadang S

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here