Legislator Demokrat Positif Covid

0
65
Anita Primasari Mongan

Bogor | Jurnal Inspirasi

Seorang Anggota DPRD Kota Bogor terkonfirmasi positif Covid-19. Diketahui, yang bersangkutan adalah Anita Primasari Mongan, legislator asal Fraksi Partai Demokrat, yang juga merupakan anggota Komisi II dan Badan Anggaran (Banggar).

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan hasil positif salah satu anggotanya tersebut pada Senin (28/9). Setelah itu, dewan langsung melakukan disinfeksi terhadap seluruh ruangan, memperketat protokol kesehatan dan melaksanakan tracing terhadap kontak erat yang bersangkutan.

“Hasilnya ada 19 orang yang kontak erat. Mereka adalah anggota dewan dan staf. Namun, pada Selasa (29/9) ada 31 orang yang mengikuti swab test di Dinkes, termasuk eksternal DPRD,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (29/9).

Selain itu, pihaknya juga membatasi jumlah pegawai yang bekerja di kantor. “Jadi ada yang WFH dan WFO. Disinfeksi rutin dilakukan setiap hari,” singkatnya.

Menurut Atang, anggota dewan yang terpapar Covid-19 saat ini sedang melaksanakan isolasi mandiri di kediaman pribadinya. “Untuk aktivitas di gedung DPRD tak ditutup, sebab ada beberapa hal yang mesti tetap dikerjakan seperti menyerap aspirasi warga dan penuntasan APBD Perubahan. “Untuk pembahasannya kami lakukan secara virtual dan tatap muka, demi memenuhi syarat persetujuan pengesahan APBD,” kata Atang.

Atang mengaku bahwa hingga kini pihaknya belum dapat memastikan bahwa anggotanya tersebut terpapar Covid-19 dari klaster mana. “Belum dapat diketahuu, darimana dia terpapar. Sebab agenda padat,” katanya.

Kendati demikian, kata Atang, Anita sempat mengalami demam tinggi pada Sabtu (26/9) malam, atau sepulangnya dari kunjungan kerja (kunker) luar kota. “Jadi kunker itu pada Kamis, dan Sabtu malam sudah pulang. Yang bersangkutan demam. Kemudian Minggu diswab test. Dan Senin (28/9) dinyatakan positif,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya membebastugaskan anggota DPRD dan staf yang kontak erat dengan yang bersangkutan.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan, berdasarkan hasil tracing sementara, anggota DPRD yang terkonfirmasi Covid-19 terpapar saat menjalani kunjungan kerja ke luar kota atau tepatnya ke Yogyakarta. “Laporannya perjalanan kunker luar kota,” tandasnya.

Sementara itu, Anita Primasari Mongan mengatakan bahwa ia mengetahui telah terpapar corona setelah menjalani tes swab secara mandiri pada Senin (28/9). Padahal, sebelumnya ia sempat melakukan rapid test dan dinyatakan non-reaktif.

Ia pun menegaskan bahwa pengumuman sebagai pasien positif corona dilakukan agar memberikan pembelajaran kepada publik.

Anita pun bercerita sempat mengalami demam tinggi pada Sabtu (26/9) malam. Namun ketika itu, demamnya sempat turun usai mengkonsumsi vitamin dan obat. “Setelah diswab hasilnya positif. Kemudian, iapun melaksanakan isolasi mandiri. Saya harus bisa self healing ini. Penyakit ini belum ada obatnya. Jadi saya minum vitamin-vitamin aja dan makanan bergizi, termasuk ramuan jamu,” ungkapnya saat dihubungi melalui whatsapp, Selasa (29/9) malam.

Anita mengatakan bahwa ia melaksanakan isolasi mandiri di kediamannya selama 10 hari atas saran Dinkes dan Pak Wali. Kondisi fisik saya baik, makanya isolasi mandiri,” tegasnya.

Iapun meminta masyarakat tetap waspada dan tidak kendor untuk tetap jalankan protokol kesehatan. Tetap pakai masker jika keluar rumah, cuci tangan, jaga jarak dan selalu jaga imunitas agar terhindar dari Covid-19.

“Virus ini masih mengintai, kita jangan kendor dalam protokol kesehatan. Hasil rapid test non-reaktif bukan jaminan aman dari virus ini. Saya belajar dari sini bahwa akhir-akhir ini pandemi makin tinggi, tapi sayanya agak kendor menjaga protokol kesehatan,” pungkasnya.

** Fredy Kristianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here