3 Warga Hilang dan 391 KK Kehilangan Rumah

0
78

Sukabumi | Jurnal Inspirasi

Banjir bandang yang menerjang Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9) petang, membuat tiga orang warga dilaporkan hilang dan mengakibatkan tujuh mobil dan 12 rumah hanyut terbawa air, serta 391 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

Musibah itu menimpa Kampung Cibuntu, Desa Pesawahan, Cicurug, dan tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap tiga orang yang hilang. Saat ini, petugas tengah konsentrasi mencari korban. Banjir bandang mengakibatkan sekitar tujuh kendaraan hanyut. Di antaranya ada yang terbawa arus hingga sekitar 10 meter, kemudian menimpa rumah warga.

Banjir kali ini cukup parah melanda wilayah setempat. Berdasarkan keterangan warga, baru kali ini terjadi banjir sedahsyat ini. Banjir terjadi lantaran Sungai Citatih yang berada di wilayah tersebut meluap. Kemarin, hujan melanda daerah tersebut dari sekitar pukul 14.00 WIB. Hingga malam hari sekitar pukul 21.00 WIB, hujan masih turun mengguyur wilayah itu.

Pagi ini, cuaca di kampung yang berada di kaki Gunung Salak itu  tampak mendung dan berkabut tebal.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi, sejak Senin sore, 21 September 2020, berdampak pada banjir bandang di lima desa. Kelima desa tersebut berada di Kecamatan Cicurug. Banjir bandang itu merusak rumah warga.

Banjir bandang di Cicurug tersebut akibat luapan dari Sungai Cicatih, yang berada di Desa Pasawahan. Desa-desa yang diterjang banjir bandang yakni Cisaat, Bangbayang, Mekar Sari dan Kelurahan Cicurug. Dalam video amatir yang direkam warga, air tidak hanya merusak akses jalan dan rumah, tetapi juga kendaraan warga ikut terbawa arus.

**asepss

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here