Topang Ketahanan Pangan, Petani di Situ Ilir Dibuatkan Irigasi Tersier

0
48

Cibungbulang  | Jurnal Inspirasi

Guna menopang ketahanan pangan dan agar aliran air irigasi bisa mengairi ladang dan sawah petani di Kampung Jawa RT 02, RW 03, Desa Situ Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane melakukan pembangunan irigasi tersier (pengairan langsung ke ladang pertanian) dengan panjang 338 meter dengan tinggi 50 cm dan lebar 30 cm.

“Nantinya setelah selesai dibangun irigasi tersier ini akan mengaliri semua pesawahan milik para petani seluas 40 hektare. Karena selama ini para petani kesulitan air untuk mengairi ladang dan sawah mereka, ” kata Ketua Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A) Simega Tani  Desa Situ Ilir, Sopian Sahuri saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7).

Proyek pembangunan irigasi tersier itu merupakan bantuan dari Kementerian PUPR Pusat Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane dengan anggaran Rp 195 juta. Nantinya aliran air dari Daerah Irigasi Cigamea (DIE) bisa dimanfaatkan oleh para petani. Bahkan agar hasil pertanian para petani yang selama ini kurang baik hasil taninya, kedepannya akan lebih maksimal dan ketahanan pangan setiap daerah yang dicanangkan pemerintah bisa terwujud.

“Sebelumnya petani di sana kesulitan air sehingga para petani banyak beralih menanam palawija. Para petani mengaku kalau memang irigasi tersier sudah selesai dibangun akan kembali menanam padi, ” kata Sopian.

Sementara itu Kepala Desa Situ Ilir Subhan berterimakasih kepada P3A Simega Tani yang sudah membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air yang selama ini dikeluhkan para petani karena sulitnya air. “Karena di wilayah sini kebetulan banyak sektor pertanian jadi kalau aliran air irigasi tidak ada mereka kesulitan untuk bercocok tanam atau mengairi sawah mereka, ” ujarnya.

Subhan pun meminta setelah dibangun, masyarakat harus tetap merawat irigasi agar aliran air irigasi tetap bisa mengairi ladang pertanian mereka. “Tentu harus dijaga secara bersama sama agar irigasi tersier yang sudah dibuat ini bisa terjaga dan bisa mengairi ladang pertanian dan sawah, ” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here