Perbaikan Jalan Bolong di Situ Udik Tunggu Lelang

0

Cibungbulang | Jurnal Inspirasi

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil IV, Ruhiyat Sujana bersama Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah IV, meninjauan jalan yang bolong di Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Senin (20/7).

Agar tidak membahayakan pengendara yang melintas, ruas Jalan KH Abdul Hamid yang bolong dengan kedalaman satu meter dan lebar empat meter ditandai menggunakan Drum.

“Ruas Jalan yang bolong akibat tergerus longsor sangat membahayakan pengendara yang melintas sehingga perlu segera perbaiki,” ujar Ruhiyat kepada Jurnal Bogor, kemarin.

Menurut Ruhiyat,  di tengah pandemi Covid-19, banyak anggaran yang dipotong untuk penanganan Covid-19, termasuk anggaran di Dinas PUPR. Dampaknya, banyak ruas jalan yang kondisinya rusak dan berlubang terabaikan.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Kepala UPT Jalan dan Jembatan wilayah IV agar segera diperbaiki. Informasinya, untuk perbaikan jalan yang bolong masih proses lelang, ” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan UPT Jalan Dan Jembatan wilayah IV Ciampea  Bodan bahwa  perbaikan jalan yang amblas dan bolong itu terhambat proses lelang. “Jalan belum diperbaiki karena kita masih menunggu lelang apalagi saat Covid-19 gini anggaran dipangkas,” kata Bondan.

Bondan mengatakan pihaknya pun sudah memasang drum dan papan pemberitahuan agar hati hati ketika melintasi jalang yang bolong itu. “Kita sudah pasang papan himbauan untuk selalu hati-hati dan mengurangi laju kecepatan,” kata Bondan.

Terpisah, Pjs Desa Situ Udik, Ade Solehudin mengaku sangat bersyukur anggota dewan dan UPT Jalan dan Jembatan sudah survei langsung ke ruas Jalan KH. Abdul Hamid yang kondisinya bolong.

Akibat ruas jalan yang bolong, tidak sedikit pengendara yang terjatuh sehingga agar tidak membahayakan pengendara yang melintas, jalan yang bolong oleh warga sekitar dipasang pembatas.

“Kita berharap tahun ini, ruas Jalan yang bolong tepat di tengah jalan bisa cepat diperbaiki. Sebab, jalan terus merupakan akses penghubung Kecamatan Cibungbulang dan Pamijahan, ” pungkasnya.

** Cepi Kurniawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here