Golkar dan Gerindra Jajaki Koalisi

0
41

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediaman pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/7). Keduanya bakal menjajaki koalisi di Pilkada serentak 2020.

Pertemuan antara kedua elite politik yang keduanya diketahui merupakan menteri di Kabinet Indonesia Maju. Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan, sedangkan Airlangga menduduki posisi Menteri Koordinator Perekonomian itu berlangsung selama kurang lebih satu jam.

Pertemuan itu tertutup untuk awak media. Usai pertemuan, Prabowo menyatakan salah satu agenda yang dibicarakan adalah terkait penjajakan kerja sama antara Gerindra dan Golkar di Pilkada serentak 2020. “Sampai dengan kemungkinan-kemungkinan di depan kita bagaimana kerjasama Golkar dan Gerindra, khususnya mungkin di Pilkada-pilkada [wilayah] tertentu,” kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan bahwa Gerindra setuju untuk berkoalisi dengan Partai Golkar di beberapa wilayah di Pilkada 2020. Meski demikian, ia enggan menyebut wilayah mana saja Gerindra dan Golkar akan berkoalisi. “Di beberapa tempat kita cocok, di beberapa tempat kita setuju, berbeda, tidak ada masalah ini demokrasi Indonesia yang penuh kekeluargaan persaingan, perbedaan. Tapi di ujung kita semua komit pada persatuan bangsa,” kata Prabowo.

Senada dengan Prabowo, Airlangga mengakui banyak membahas seputar Pilkada tahun 2020 bersama Prabowo. Ia menyatakan banyak persamaan dan jua perbedaan dengan Prabowo di Pilkada tahun 2020. Meski begitu, Ia menekankan bahwa perbedaan dalam Pilkada merupakan sesuatu yang normal dan wajar dalam sistem politik demokrasi yang dianut Indonesia saat ini. 

“Jadi lebih banyak persamaan daripada perbedaan. Dan ini akan terus dijaga, dan kami akan berkomunikasi secara periodik. Dan sebetulnya tanpa resmi pun kita berbicara di kabinet juga cukup sering, tetapi di sini antarfraksi Golkar dan fraksi Gerindra, silaturahmi saat ini sangat lancar,” kata dia.

Namun ketika ditanya soal perombakan kabinet atau reshuffle, keduanya memilih bungkam. Airlangga dan Prabowo hanya melempar senyum, sembari mengayunkan tangannya ke kerumunan media yang berkumpul di teras rumah Menteri Pertahanan itu. Namun Airlangga menegaskan, ia dan Prabowo fokus dalam kerjanya dalam Kabinet Indonesia Maju. Khususnya, dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Partai Golkar dan Gerindra sama-sama di pemerintah, sama-sama di Kabinet Indonesia maju. Tentunya dalam situasi pandemi Covid-19 menjadi penting stabilitas politik,” ujar Airlangga.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai mengeluarkan wacana reshuffle atau perombakan kabinet. Ancaman reshuffle ditujukan kepada menteri-menteri yang dianggap tidak bisa bekerja cepat dan extraordinary dalam penanganan pandemi Covid-19. Penanganan yang dimaksud tak hanya dari aspek kesehatan, namun juga kaitannya dalam perekonomian, dan penyaluran bantuan sosial.

Tak hanya merombak kabinet, Jokowi juga menyatakan kemungkinan adanya pembubaran lembaga. Namun ia tak menjelaskan lembaga seperti apa yang berpotensi untuk dibubarkan.

ASS |*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here