KPI Sorot Kemendikbud Gandeng Netflix

0

Jakarta | Jurnal Inspirasi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menggandeng Netflix untuk menyajikan film dokumenter selama pelaksanaan belajar dari rumah disorot Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. Komisioner KPI Pusat, Yuliandre Darwis mendorong pemerintah mestinya membantu industri media dalam negeri.

“Saya pikir teman-teman pemerintah khususnya Kemendikbud atau kementerian lain, kita harus membantu industri media kita dalam negeri. Selagi ada industri media dalam negeri, gunakan lah industri itu untuk membantu sesama kita,” ujar Yuliandre Darwis, Kamis (18/6).

Karena, kata dia, industri dalam negeri akan kuat jika ditopang oleh kekuatan dalam negeri itu sendiri. “Jadi, opsinya adalah kami mendorong juga apakah itu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau apapun, gunakan lah industri dalam negeri yang kualitas dan secara konsep mereka juga bisa melakukan hal yang sama,” tutur mantan Ketua KPI Pusat periode 2016-2019 ini.

Apalagi, lanjut dia, Kemendikbud sudah bagus sebelumnya menggunakan TVRI untuk kegiatan belajar mengajar anak-anak murid di rumah masing-masing. “Nah tinggal digiring berapa tv swasta atau over the top yang kira-kira bisa dikolaborasikan,” jelas mantan Presiden OIC Broadcasting Regulatory Authorities Forum (IBRAF) atau KPI se-dunia ini.

Dia menambahkan industri media Tanah Air akan tumbuh. Kemudian, rasa keindonesiaan juga akan terkontrol.  “Bukan saya anti Netflix, saya juga pengguna Netflix, tetapi dalam situasi seperti ini ada yang namanya rasional, ada yang namanya empati, ada rasa yang membangun semangat nasionalisme, keberpihakan itu harus kita dorong bersama-sama lah, minimal kita bantu industri dalam negerinya, apalagi medium channelnya juga banyak ya, medium channel kita TV-TV juga banyak, tv streaming, over the top,” pungkasnya.

ASS|*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here