Benn Siapkan Kampung Atlet

0

Bogor | Jurnal Inspirasi
Kota Bogor telah memiliki citra positif soal atlet binaan daerah sendiri, tak seperti kebanyakan daerah lain di Jawa Barat yang kerap melakukan mutasi atlet ketika akan menghadapi even olahraga. Nama ‘Kota Hujan’ pernah melejit ketika pada Asian Games 2018 lalu, Defia Rosmaniar meraih emas pertama bagi Indonesia dari cabang taekwondo, setelah mengalahkan atlet Iran, Marjan Salahshouri di nomor poomsae putri. Presiden Joko Widodo kala itu mengalungkan langsung medali.

Taekwondoin Defia Rosmaniar termasuk salah satu dari sederet nama atlet berprestasi yang dimiliki Kota Bogor seperti halnya dari cabang lain seperti angkat besi dan judo. Atas beragam prestasi, baik tingkat Jabar, nasional maupun internasional, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor Benninu Argoebie ke depan menyiapkan Kampung Atlet di daerah Kayu Manis. “Ada beberapa cabang olahraga yang disiapkan di Kampung Atlet,” jelas Benn ketika berbincang dengan Komisaris Jurnal Bogor, Irwan Hasby didampingi Sekretaris Umum KONI Bernhard Lumowa, Kepala Bidang Binpres Yudi Wahyudi dan Mulia Aryateja anggota Bidang Organisasi.

Benn meminta dukungan agar atlet potensial Kota Bogor akan terus terjaga. Meski masalah klasik yang dialokasikan Pemkot soal anggaran untuk KONI belum sepenuhnya optimal. Namun sejak Benn memimpin KONI, anggaran bertambah jadi dua digit. “Insya Allah sekarang ini dapat 10 miliar dari sebelumnya di angka 7 miliar,” jelasnya.

Hanya saja pandemi virus Corona atau Covid-19, langkah KONI membuat Kampung Atlet sedikit terganggu. Mestinya kata Benn, pembangunan sudah dimulai. Termasuk Covid-19 ini membuat program latihan cabang olahraga terganggu. Namun atlet untuk menjaga performanya tetap latihan di tempatnya masing-masing. “Program tetap jalan dan hanya perlu penyesuaian saja,” tandas Benn yang disebut-sebut figur muda yang layak memimpin Kota Bogor.

Sementara KONI Kota Bogor sendiri saat pandemi Covid-19 diakui Benn masih bisa memberikan insentif terhadap atlet-atletnya. Benn berkomitmen selama kepemimpinannya akan terus memperhatikan dunia olahraga, termasuk membangun fasilitas olahraga yang mumpuni. Hanya saja lagi-lagi perlu support anggaran agar dunia olahraga berkembang. “Kalau pemimpinnya suka olahraga pasti dunia olahraga juga maju,” ungkapnya.  

Irwan Hasby sendiri mengapresiasi upaya KONI Kota Bogor mengangkat anak-anak Bogor menjadi atlet berprestasi. Namun memang diakuinya perlu ada kebijakan yang bersinergi dengan cita-cita KONI. “Ya, atau orang KONI sekarang ini nanti jadi pemegang kebijakan,” canda Hasby yang disambut senyum Benn.

** Asep Saepudin Sayyev

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here